Jakarta (ANTARA) - Kedatangan penumpang arus balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai melandai pada H+5 Lebaran, Kamis, setelah mencapai puncaknya pada Rabu (25/3) dengan total 7.144 penumpang.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain mengatakan hingga pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 2.257 penumpang tiba dengan 81 bus.

"Kemungkinan akan terus bertambah pada hari ini, mungkin bisa mencapai 4.000 lebih penumpang," kata Revi kepada pewarta di Terminal Kampung Rambutan, Kamis.

Menurut dia, penumpang yang tiba didominasi pemudik dari sejumlah kota di Pulau Jawa seperti Surabaya, Malang, Yogyakarta, Tegal, Purwokerto, Pekalongan, Cilacap, Tasikmalaya, Cianjur, dan Garut, serta dari wilayah Sumatera seperti Padang, Palembang, dan Lampung.

Ia menjelaskan puncak arus balik terjadi pada Rabu (25/3) dengan kedatangan 217 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang membawa 7.144 penumpang.

Jumlah tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan puncak arus mudik H-3 Lebaran pada 18 Maret 2026 yang mencapai 5.336 penumpang dengan jumlah bus yang sama.

Revi memprediksi arus balik Lebaran tahun ini terbagi dalam dua gelombang, dengan gelombang pertama terjadi pada Rabu (25/3) dan gelombang kedua diperkirakan berlangsung pada Minggu (29/3).

"Kemungkinan masih ada gelombang kedua arus balik pada akhir pekan," katanya.

Sejauh ini, lanjut Revi, arus balik Lebaran 2026 berjalan lancar dan tidak terdampak signifikan oleh rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) menuju Jakarta.

"Sampai saat ini kami belum menerima informasi keterlambatan kedatangan bus. Dengan adanya sistem one way dari arah Jawa menuju Jakarta, perjalanan bus relatif lancar," ujarnya.

Untuk mendukung mobilitas penumpang yang tiba pada malam hari, pihak Transjakarta menyiagakan 15 bus pada tiga rute, yakni Kampung Rambutan–Pulo Gebang, Kampung Rambutan–Harmoni, dan Kampung Rambutan–Blok M, masing-masing sebanyak lima unit.

Selain itu, layanan Mikrotrans JakLingko juga disiagakan untuk menambah angkutan pada malam hingga dini hari.

"Kemudian ditambah Mikrotrans JakLingko yang beroperasi mulai pukul 24.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB," kata Revi.