Sekjen PBB Sebut AS-Israel Sudah Kelewat Batas, Desak Hentikan Perang
Desy Selviany March 26, 2026 06:17 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak Amerika Serikat (AS) dan Israel segera menghentikan serangan ke Iran.

Guterres menyebut bahwa serangan AS dan Israel ke Iran sudah melampaui batas. 

“Konflik di Timur Tengah sudah melampaui batas,” jelasnya di X pada Kamis (26/3/2026). 

Guterres menjelaskan bahwa AS dan Israel sudah semakin dalam membuat penderitaan terhadap masyarakat di Timur Tengah terutama Iran. 

Di mana korban sipil meningkat dan ekonomi global semakin hancur.

“Pesan saya kepada AS dan Israel adalah sudah saatnya mengakhiri perang – karena penderitaan manusia semakin dalam, korban sipil meningkat, dan dampak ekonomi global semakin menghancurkan,” kata Guterres.

Selain mengecam agresi AS-Israel, Guterres juga mendesak agar Iran untuk berhenti menyerang negara-negara Timur Tengah karena mereka tidak terlibat dalam konflik.

“Pesan saya kepada Iran adalah untuk berhenti menyerang negara-negara tetangga mereka yang bukan pihak dalam konflik ini,” 

Baca juga: Kesaksian Warga Israel Saat Rudal Iran Hantam Tel Aviv “Mengerikan!”

Diketahui perang AS-Israel Vs Iran menjadi yang terlama sepanjang sejarah. Terhitung perang terbuka ini sudah berlangsung hampir empat pekan lamanya dari serangan perdana AS-Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Hingga saat ini serangan balasan terus diluncurkan oleh Iran ke Israel dan sejumlah negara yang dijadikan pangkalan militer AS.

Presiden AS Donald Trump sendiri sudah berkali-kali menyampaikan sinyal gencatan senjata dengan tetap mengklaim kemenangan untuk AS.

Namun demikian hingga saat ini Iran tidak mengindahkan gencatan senjata dengan alasan mau memberi pelajaran untuk AS.

Terlebih bagi Iran, AS sebagai negara agresor terus melakukan pengkhianatan dari gencatan senjata.

Namun baru-baru ini, Presiden AS Donald Trump bersikeras bahwa Iran telah bernegosiasi dengan pemerintahannya dan "sangat" menginginkan kesepakatan.

Komentar tersebut muncul di tengah laporan yang sedang berlangsung tentang pembicaraan antara AS dan Iran hampir empat minggu setelah perang AS-Israel dengan Republik Islam. 

AS merumuskan proposal 15 poin untuk menghentikan konflik, yang mendapat tanggapan dingin dari Teheran. 

Selain itu, para pemimpin Iran dilaporkan menuntut agar gencatan senjata apapun mencakup penghentian pertempuran antara Israel dan kelompok teror Lebanon Hizbullah, proksi Iran.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.