TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Operator excavator yang meninggal dunia usai tertimpa batu besar di Kawasan BTN Griya Puncak, Kelurahan Kadolo, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diserahkan ke keluarga.
Usai dievakuasi ke RSUD Kota Baubau, korban A (33) kini diserahkan pada keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Kabupaten Buton, Provinsi Sultra.
Jasad A diserahkan usai dilakukan visum di RSUD Kota Baubau, Kamis (26/3/2026) sore.
Kapolsek Wolio, Iptu Rusdi, mengatakan pihaknya sudah menyerahkan jenazah korban pada keluarga.
"Iya, baru balik ini dari rumah sakit," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026) sore.
Baca juga: Proses Evakuasi Operator Excavator Usai Tertimpa Batu di Perumahan Baubau, Kakak dan Istri Menangis
Kata dia, untuk penyelidikan lebih lanjut telah dilimpahkan ke Reskrim Polres Baubau.
"Tentunya dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kami penanganan pertama, untuk penyelidikan lanjutan di Reskrim Polres Baubau," jelasnya.
Kapolsek Wolio menjelaskan korban A bekerja sejak pukul 09.00 Wita.
Korban mengerjakan perluasan kawasan perumahan yang secara tiba-tiba batu besar jatuh menimpa kendaraan yang digunakannya untuk bekerja.
"Korban terjepit di dalam mobil, terus terhimpit batu, alhamdulillah bisa dievakuasi," ujarnya.
Baca juga: Breaking News Operator Excavator Tewas Tertimpa Batu saat Bersihkan Lahan Proyek Perumahan Baubau
Iptu Rusdi mengatakan korban saat dievakusi sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Evakuasi berlangsung cukup lama yang dibantu menggunakan alat berat untuk menghancurkan batu yang menimpa korban.
Batu berukuran besar tersebut dihancurkan menjadi serpihan kecil terlebih dahulu, evakuasi dilakukan perlahan-lahan agar tidak mengenai tubuh korban.
Sekitar dua jam berusaha memecah batu, tubuh korban berhasil dievakuasi Tim SAR Baubau serta dimasukkan dalam kantung jenazah.
Baca juga: Breaking News Anggota TNI AL dan Pegawai Kontrak RS Meninggal Usai Tabrak Jembatan di Konawe Selatan
Insiden nahas ini terjadi sekira pukul 10.00 Wita, saat korban sedang melakukan perluasan area perumahan.
Kapolsek Wolio, Iptu Rusdi, mengatakan korban sudah berhasil dievakuasi, tapi nahasnya dalam kondisi meninggal dunia.
“Sudah dicek tenaga kesehatan tadi nadinya, korban sudah meninggal dunia,” ujarnya kepada awak media.
Jarak BTN Griya Puncak dengan Polres Baubau sekira 4,1 kilometer (km), waktu tempuh 9 menit berkendara motor atau mobil.
Markas polisi ini berada di Jalan Diponegoro, Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio. (*)
(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)