Benarkah Terkait Penipuan? Ini Fakta Baru Kasus Pria Tewas Terkubur di Cikeas
Amir M March 26, 2026 07:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Kasus pembunuhan pria yang ditemukan terkubur di kawasan Cikeas memunculkan tanda tanya baru.

Muncul dugaan bahwa peristiwa ini berkaitan dengan laporan penipuan dan penggelapan yang sebelumnya sempat dilaporkan keluarga korban.

Namun hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan tersebut sambil mengusut motif dan pihak yang terlibat.

Korban diketahui bernama Alfin Maksalmina Windian (28), warga Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

"Korban ditemukan dalam kondisi sudah terkubur dengan kedalaman sekitar tiga meter di wilayah Cikeas," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal dikutip dari Antara, Kamis (26/3/2026).

Penemuan ini merupakan hasil tindak lanjut laporan yang masuk ke kepolisian dan langsung ditangani tim Resmob Polda Metro Jaya.

Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi dan autopsi.

Penemuan jasad Alfin

Penemuan jasad dilaporkan ke polisi pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. 

Berdasarkan penyelidikan, kejadian diperkirakan terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 19.30 WIB.

Tim Resmob Polda Metro Jaya kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan jasad korban yang terkubur sedalam sekitar tiga meter.

Setelah penemuan, jasad langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penanganan kasus selanjutnya diambil alih oleh Resmob Polda Metro Jaya.

Sementara laporan di Polres Metro Jakarta Timur telah dicabut oleh pihak keluarga.

"Untuk perkara ditangani oleh Resmob Polda Metro Jaya, laporan di kita dicabut oleh keluarga.

Berkenan penanganan di Polda," ujar Alfian.

Meski laporan dicabut, Polres Metro Jakarta Timur tetap menangani perkara lain yang berkaitan, yakni dugaan penipuan dan penggelapan.

"Kasus tersebut saat ini ditangani oleh Unit Ranmor Polres Metro Jakarta Timur," ucap Alfian.

Polisi masih mendalami motif dan pihak-pihak yang terlibat.

Hingga kini, belum ada rincian terkait tersangka maupun latar belakang kejadian.

Menghilang sejak 11 Maret

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak 11 Maret 2026 setelah tidak lagi memberikan kabar kepada keluarga.

Keluarga kemudian melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Setelah laporan diterima, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan pencarian terhadap korban.

Keluarga menyebut respons aparat cukup sigap hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan keadaan yang disebut sangat mengenaskan.

Saat ini, pihak keluarga masih fokus mengurus proses lanjutan, termasuk pemulasaran hingga rencana pemakaman.

"Jadi, ditemukannya dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Sekarang kami sedang mengurus semua prosesnya sampai pemakaman," kata teman Alfin bernama Anna dikutip dari Antara, Kamis.

Keluarga sempat lapor soal penipuan

Keluarga Alfin sempat melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang mereka alami ke polisi.

Kombes Alfian Nurrizal tak menjelaskan lebih detail perihal laporan dugaan penipuan dan penggelapan tersebut.

Dia hanya menyebut, laporan itu tetap ditindaklanjuti kendati Alfin kini telah tiada.

"LP (laporan polisi) penipuan dan penggelapan yang dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur tetap dilanjutkan dan ditangani oleh Unit Ranmor Polres Metro Jakarta," ucap Alfian saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).

Baca juga: Detik-detik Penemuan Jenazah Cucu Mpok Nori, Adik Masuk Lewat Jendela Temukan Korban Bersimbah Darah

Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah. (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Pengakuan kekasih

Ana, kekasih Alfin mengatakan, pihaknya kemudian membuat laporan orang hilang ke Polda Metro Jaya hingga mendapat informasi jasad Alfin ditemukan di Cikeas, Rabu (25/2/2026).

"Tapi kondisinya mengenaskan dan sudah meninggal dunia makanya sekarang kita urus semua proses pemakaman juga," kata Ana saat ditemui di RS Polri, Rabu (25/2/2026), dikutip dari Kompas TV.

Namun, Ana mengaku belum mendapat informasi terkait penyebab kematian Alfin.

Pihak kepolisian maupun RS Polri tempat jasad Alfin dibawa belum memberikan pernyatan.

Pelaku Ditangkap 

Dari penjelasan pihak kepolisian, jasad Alfin ditemukan tewas terkubur sedalam 3 meter di kawasan Cikeas.

Jenazah Alfin ditemukan oleh Resmob Polda Metro Jaya dan jasadnya telah diserahkan ke RS Polri.

Pelaku juga sudah ditangkap.

Namun, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan meminta agar lebih detail perkara ini termasuk pelakunya ditanyakan ke Polda Metro Jaya.

"Iya, informasi seperti itu (laporan orang hilang).

Iya, perkara tersebut ditangani Resmob Polda, pelaku sudah ada yang diamankan ya," ujar Dicky, Kamis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.