Melihat Sepinya Pantai Lalang Beltim saat Libur Lebaran, Wisatawan Soroti Pengelolaan Kurang Memadai
Ardhina Trisila Sakti March 26, 2026 09:19 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Deru ombak di bibir Pantai Nyiur Melambai atau yang lebih dikenal sebagai Pantai Lalang di Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur terdengar lebih nyaring dari biasanya karena tidak ada suara ramai pengunjung yang menimpali, Kamis (26/3/2026).

Dari kejauhan, hamparan pasir putih yang membentang luas sepanjang pantai itu nampak lenggang.

Beberapa fasilitas bangunan yang berdiri di seberang pantai menunjukkan warna cat yang mulai pudar tanpa sentuhan cat baru. Kursi-kursi semen yang seharusnya menjadi tempat bersantai favorit para pelancong kini kosong, dikelilingi rerumputan yang mulai tumbuh tinggi.

Angin laut bertiup menerpa dahan-dahan pohon pinus di sepanjang area wisata tersebut. Tidak terlihat adanya aktivitas pedagang asongan atau kerumunan wisatawan yang biasanya memenuhi tempat wisata pada momen libur lebaran ini.

20260326 Suasana di kawasan Pantai Nyiur
​POTENSI WISATA - Suasana di kawasan Pantai Nyiur Melambai atau Pantai Lalang yang terletak di Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Kamis (26/3/2026). Meskipun memiliki potensi alam pesisir yang cukup besar, wisatawan menyayangkan kondisi pengelolaan dan fasilitas di kawasan wisata ini yang dinilai kurang memadai serta sepi pengunjung di tengah momen libur lebaran.

Pemandangan ini cukup kontras jika dibandingkan dengan destinasi pantai populer lainnya di Belitung Timur. Kendati demikian di tengah kesunyian itu, Aknalis Feb (36) duduk bersama anak dan istrinya sembari menatap ke arah laut lepas.

Aknalis yang merupakan seorang pengunjung dari Kecamatan Kelapa Kampit sengaja datang ke pantai ini untuk membawa keluarga kecilnya berekreasi. Namun, ia menyayangkan kondisi fasilitas wisata di Pantai Lalang yang menurut pandangannya terlihat kurang mendapatkan perhatian.

"Kalau penggambaran menurut saya sih, kurang teruruslah. Disayangkan sih," ujarnya.

Aknalis menyoroti penataan kawasan pantai yang menurutnya sudah terlalu usang dan belum mendapatkan pembaruan desain untuk menarik minat wisatawan. Padahal Aknalis mengatakan potensi alam yang dimiliki pantai ini sangatlah besar.

"Contoh satu hal kita bisa lihat sendiri tataannya masih tataan lama yang sebenarnya harus diperbarui," ucapnya.

Tak hanya itu, Aknalis sedikit mengeluhkan adanya sampah-sampah yang masih terlihat berserakan di beberapa titik area santai pengunjung. Keberadaan sampah ini dinilainya dapat mengganggu pemandangan dan kenyamanan.

Aknalis juga menyayangkan ketiadaan petugas pemandu atau representatif pengelola yang bersiaga di kawasan tersebut untuk sekadar memberikan informasi umum. Ia merasa pengunjung yang mungkin ingin tahu terkait fasilitas di pantai ini akan kesulitan karena tidak ada orang yang bisa ditanya.

Aknalis membayangkan jika seseorang membawa keluarga besar dari luar daerah dan datang ke Manggar, mereka akan bingung jika destinasi ini dalam kondisi sepi. 

"Jadi bingung ke mana tujuannya dia bawa ke sini, takutnya kecewa nggak ada orangnya kan? Nah seperti itu," ungkapnya.

Aknalis mengingat saat dua tahun lalu dimana kondisi bangunan di pantai ini masih tampak lebih baik dan utuh. Ia berpendapat seiring berjalannya waktu Pantai Lalang ini seharusnya mengalami peningkatan kualitas, bukan justru sebaliknya.

"Dua tahun yang lalu sih bangunan-bangunan masih bagus gitu, masih utuh. Logikanya tahun ini makin lebih bagus dong," ujarnya.

Aktivitas Aknalis dan keluarganya hari ini pun terbatas pada duduk bersantai di bawah pohon dan menemani anaknya bermain. Suasana yang terlalu sepi terkadang memicu rasa kurang nyaman baginya untuk mandi ataupun sekadar bermain air di pantai.

"Ya duduk seperti ini, main-main sama anak. Biasanya sih mandi, tapi kali ini enggak dulu," ucap Aknalis.

Rasa sepi ini juga membuat Aknalis merasa sedikit khawatir mengenai keamanan kendaraan yang ia tinggalkan di area terbuka. Tidak adanya keramaian atau petugas jaga membuatnya harus terus memantau posisi kendaraan.

"Kalau kayak gini kan ada kita takut kadang kan, kita bawa kendaraan nggak ada yang jaga terkadang kan, nggak ada ini ya. Sepi," ungkapnya.

Terakhir, Aknalis berharap agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan perhatian lebih dalam membenahi kawasan ini. Ia merasa Pantai Lalang ini berpotensi menjadi destinasi wisata yang dapat menarik perhatian warga luar daerah untuk datang ke Manggar.

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.