TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) bergerak cepat menyikapi rencana perbaikan jaringan telekomunikasi nasional yang berpotensi berdampak pada layanan komunikasi di wilayah tersebut.
Perbaikan ini dijadwalkan berlangsung sepanjang April 2026, dengan periode krusial pada 16 hingga 24 April yang diperkirakan menjadi puncak aktivitas dan berpotensi menimbulkan gangguan layanan sementara.
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah strategis guna meminimalisir dampak yang mungkin terjadi.
Menurutnya, penggunaan radiolink menjadi solusi alternatif untuk menjaga keberlangsungan layanan komunikasi saat jaringan utama berbasis kabel optik mengalami gangguan.
Upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan akses komunikasi masyarakat tetap berjalan, terutama untuk kebutuhan penting seperti pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan.
Tak hanya itu, Kominfo Sangihe juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk penyedia layanan telekomunikasi lainnya, guna memastikan kesiapan menghadapi potensi gangguan tersebut.
Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat agar dapat memahami kondisi ini sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas jaringan ke depan.
Perbaikan yang dilakukan bertujuan mencegah kerusakan yang lebih besar serta menjaga stabilitas layanan komunikasi di wilayah Kepulauan Sangihe dan sekitarnya.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, operator layanan, dan masyarakat, diharapkan proses perbaikan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi konektivitas digital, khususnya di wilayah perbatasan.
Langkah cepat yang diambil Kominfo Sangihe ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga pelayanan publik tetap optimal di tengah tantangan infrastruktur.
(TribunManado.co.id/Edu)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK