Perempuan Asal Jerebu'u- Ngada Dianiaya Pacar Hingga Tewas di Jakarta
Sipri Seko March 26, 2026 08:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar

POS-KUPANG.COM, BAJAWA – Duka mendalam menyelimuti keluarga SVB (25), perempuan muda asal Dona, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh pacarnya sendiri, OLG (23), di sebuah kamar kos di kawasan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Terduga pelaku OLG merupakan warga asal  Lokangeko, Desa Inelike, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, NTT.

Sepupu korban, Figon, menuturkan bahwa berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, pelaku menyerang korban menggunakan pisau dapur.

“Korban mengalami luka tusukan di bagian leher menggunakan pisau dapur,” ungkap Figon kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (26/03/2026).

Usai melakukan aksi tersebut, pelaku sempat mengunci korban dari luar kamar sebelum melarikan diri dalam kondisi panik. Ia kemudian diamankan warga di sekitar lokasi karena dicurigai sebagai pelaku pencurian.

Namun di hadapan warga, pelaku justru mengakui perbuatannya.

“Dalam keadaan panik, pelaku mengaku telah membunuh seseorang. Warga kemudian menyerahkannya ke pihak kepolisian,” jelas Figon.

Korban sempat mendapatkan pertolongan medis dan dilarikan ke RSUD Cengkareng sekitar pukul 22.00 WIB. Tim medis melakukan tindakan operasi untuk menyelamatkan nyawanya.

Namun kondisi korban terus memburuk. Setelah menjalani perawatan intensif selama enam  hari, korban tidak sadarkan diri hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Kamis pagi (26/03/2026).

Peristiwa ini semakin memilukan karena korban diketahui tengah mengandung sekitar tiga bulan. Selama menjalani perawatan, korban mengalami pendarahan hebat yang menyebabkan keguguran. Sejak saat itu, kondisinya terus menurun hingga akhirnya tak tertolong.

Ia menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (26/03/2026) , pukul 03:00 dini hari.

Sementara itu, pelaku kini telah diamankan dan ditahan oleh pihak kepolisian di Polsek Cengkareng  wilayah Jakarta Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Keluarga korban berharap keadilan ditegakkan seadil-adilnya atas peristiwa tragis ini.

“Kami sudah membuat laporan polisi. Harapan kami pelaku diproses hukum seberat-beratnya sesuai aturan yang berlaku,” tegas pihak keluarga

Rencananya, jenazah korban akan dipulangkan ke kampung halamannya di Jerebu’u, Kabupaten Ngada.

“Jenazah akan diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta malam ini, dan dijadwalkan tiba di Labuan Bajo besok pagi. Keluarga sudah menunggu untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di Jerebu’u,” tambah Figon.(cha)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.