Bupati Tekankan Komitmen Turunkan Stunting, Targetkan Mendekati Nol Persen di Tapin
Ratino Taufik March 26, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Bupati Tapin H Yamani menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin dalam percepatan penurunan stunting hingga mendekati nol persen dalam lima tahun ke depan.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026 di Aula Bappelitbang, Kota Rantau, Kamis (26/3/2026). 

Dalam sambutannya, Yamani menyebut kegiatan pra musrenbang ini menjadi bagian penting dalam siklus aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di daerah. 

“Forum ini bertujuan untuk mendapatkan saran dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan, baik terkait permasalahan, cakupan layanan, hingga kebutuhan anggaran program stunting dari tingkat desa hingga kabupaten,” ujarnya.

Bupati Tapin menjelaskan, pada forum tingkat kabupaten ini juga dilakukan evaluasi hasil analisis situasi dan penandaan anggaran tahun 2026, sekaligus membahas usulan rencana kegiatan tahun 2027. 

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai berkinerja baik dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting. 

Bupati Yamani mengungkapkan, berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia, prevalensi stunting di Tapin dalam empat tahun terakhir menunjukkan tren penurunan signifikan. 

Baca juga: Pada Saat Masyarakat Libur Lebaran, Petugas PLN Siaga 24 Jam Menjaga Keandalan Kelistrikan

“Pada tahun 2021 angka stunting sempat mencapai 33,5 persen. Namun berkat kolaborasi lintas sektor dan dukungan berbagai pihak, pada 2024 berhasil ditekan menjadi 13,2 persen, bahkan melampaui target nasional,” jelasnya. 

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa program percepatan penurunan stunting di Tapin berjalan efektif dan mendapat pengakuan dari pemerintah pusat sebagai daerah berkinerja baik. 

Meski demikian, Bupati Yamani mengingatkan seluruh pihak agar tidak cepat berpuas diri.

“Capaian ini harus terus ditingkatkan dengan perbaikan kinerja, terutama dalam pelaporan aksi konvergensi yang wajib dilakukan setiap triwulan oleh seluruh perangkat daerah,” tegasnya. 

Dia menambahkan, laporan tersebut menjadi bukti konkret kinerja pemerintah daerah dalam memberikan layanan gizi spesifik dan sensitif kepada masyarakat penerima manfaat. 

Pada kesempatan itu, Bupati Yamani juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang hadir untuk berbagi praktik baik dalam penanganan stunting. 

Dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius sehingga target besar menurunkan angka stunting hingga mendekati nol persen dapat tercapai. 

“Ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tapin,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah, Sekretaris Daerah Tapin Unda Absori, para kepala perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.