Bolehkah Puasa Syawal di Hari Jumat? Simak Hukum dan Penjelasannya
Pipit Maulidya March 27, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Setelah merayakan Idulfitri, terdapat amalan puasa sunnah 6 hari yang dianjurkan bagi umat Muslim, disebut sebagai Puasa Syawal.

Sementara itu, besok bertepatan dengan hari Jumat, 26 Maret 2026 atau 6 Syawal 1447 H.

Sering kali muncul pertanyaan mengenai pelaksanaannya, salah satunya, bolehkah puasa Syawal dilakukan pada hari Jumat?

Mengingat hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam, ada aturan khusus yang perlu Anda pahami agar ibadah tetap sesuai dengan tuntunan syariat.

Baca juga: Puasa Syawal Harus Berturut-turut? Simak Aturan dan Cara Mencicilnya Agar Tetap Berpahala Setahun

Hukum Puasa di Hari Jumat

Secara umum, Rasulullah SAW melarang umatnya untuk mengkhususkan hari Jumat sebagai hari untuk berpuasa jika dilakukan secara sendirian (tunggal).

Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim:

"Janganlah salah seorang di antara kalian berpuasa pada hari Jumat kecuali dia berpuasa pada hari sebelum atau sesudahnya."

Larangan ini bersifat Makruh Tanzih (sebaiknya ditinggalkan), bukan haram.

Tujuannya agar hari Jumat yang merupakan hari raya mingguan bagi umat Muslim tetap diisi dengan kekhusyukan ibadah lain.

Bolehkah Puasa Syawal di Hari Jumat?

Jawabannya adalah: boleh, asalkan memenuhi syarat tertentu.

Puasa Syawal di hari Jumat tidak menjadi makruh jika Anda mengikuti salah satu dari kondisi berikut:

1. Disambung dengan Hari Lain

Tidak boleh berpuasa hanya di hari Jumat saja. Misalnya, melaksanakan puasa pada hari Kamis dan Jumat, atau Jumat dan Sabtu.

2. Bertepatan dengan Kebiasaan atau Puasa Lain

Jika hari Jumat tersebut bertepatan dengan puasa yang sudah biasa Anda lakukan (seperti Puasa Daud) atau puasa wajib (qadha Ramadhan), maka hal tersebut diperbolehkan.

3. Bagian dari Rangkaian Puasa Enam Hari

Jika Anda sedang melaksanakan puasa enam hari Syawal secara berturut-turut dan salah satu harinya jatuh pada hari Jumat, maka hal ini diperbolehkan dan tidak dianggap makruh karena niatnya adalah menyelesaikan rangkaian enam hari, bukan sengaja memilih Jumat sebagai satu-satunya hari puasa.

Keutamaan Puasa Syawal

Melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal memiliki pahala yang sangat besar. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR. Muslim)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.