Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang pada arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.
Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Palu, Christian Moreys Nainggolan, mengatakan peningkatan jumlah penumpang mencapai sekitar 4 hingga 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, memang ada kenaikan sekitar 4 sampai 5 persen. Biasanya rata-rata penumpang hanya sekitar seribuan orang,” ujar Christian, saat ditemui di Pelabuhan Pantoloan, Rabu (25/3/2026) malam.
Baca juga: Arus Balik Lebaran, PT Pelni Catat 2.888 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
Ia menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang memberikan diskon tarif tiket sebesar 30 persen selama periode angkutan Lebaran.
Menurutnya, insentif tersebut cukup efektif dalam mendorong minat masyarakat menggunakan transportasi laut.
Pada puncak arus balik yang dilayani KM Dorolonda di Pelabuhan Pantoloan, tercatat total pergerakan penumpang mencapai 2.888 orang.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan penumpang yang berangkat dari Pantoloan dengan tujuan Balikpapan dan Surabaya.
Christian merinci, sekitar 70 persen penumpang memilih tujuan Balikpapan, sementara 30 persen lainnya menuju Surabaya.
Baca juga: Disdikpora Donggala Matangkan Persiapan POPDA 2026, Target Sabet Emas
Selain itu, terdapat pula 630 penumpang lanjutan dari Pelabuhan Bitung serta 28 penumpang yang turun di Pelabuhan Pantoloan.
Ia menambahkan, jumlah penumpang pada puncak arus balik kali ini bahkan lebih tinggi dibandingkan gelombang pertama dan kedua pada 23 dan 24 Maret 2026.
ARUS BALIK LEBARAN - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu mencatat sebanyak 2.888 pergerakan penumpang pada puncak arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Penumpang Pantoloan, Rabu (25/3/2026).(TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli)
“Ini menjadi puncak arus balik, karena keberangkatan kapal saat ini merupakan kesempatan terakhir bagi penumpang tujuan Balikpapan dan Surabaya dalam periode ini,” jelasnya.
Christian mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memesan tiket lebih awal untuk menghindari kehabisan.
Penumpang juga diminta datang ke pelabuhan minimal dua jam sebelum keberangkatan.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi, seperti loket Pelni, kantor cabang, aplikasi Pelni Mobile, maupun mitra resmi lainnya.
Baca juga: Titik Api Karhutla Kembali Muncul di Desa Matolele Parigi Tengah, BPBD Parimo Lakukan Kaji Cepat
“Selama pelayaran, penumpang diharapkan tetap mematuhi aturan di atas kapal, menjaga kebersihan, serta menjaga keamanan agar perjalanan berjalan lancar dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.(*)