Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu mencatat sebanyak 2.888 pergerakan penumpang pada puncak arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Penumpang Pantoloan, Rabu (25/3/2026).
Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang naik dan turun yang dilayani KM Dorolonda saat sandar di pelabuhan tersebut.
Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Palu, Christian Moreys Nainggolan, menjelaskan dari total tersebut, sebanyak 2.330 penumpang berangkat dari Pelabuhan Pantoloan dengan tujuan Balikpapan dan Surabaya.
Baca juga: SPM Donggala 2025 Tunjukkan Tren Positif, Melonjak dari Posisi 13 ke 8 di Sulteng
“Penumpang yang turun hanya sekitar 28 orang, sementara penumpang lanjutan dari Bitung mencapai kurang lebih 630 orang,” ujarnya saat ditemui di Pelabuhan Pantoloan.
Ia menyebut, tingginya jumlah penumpang tersebut menjadikan hari itu sebagai puncak arus balik Lebaran di Pelabuhan Pantoloan.
Menurut Christian, kondisi ini terjadi karena keberangkatan KM Dorolonda menjadi kesempatan terakhir bagi penumpang yang hendak menuju Balikpapan dan Surabaya pada periode arus balik kali ini.
Baca juga: Disdikpora Donggala Dorong Pemetaan Guru, Penempatan Akan Disesuaikan Domisili
ARUS BALIK LEBARAN - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu mencatat sebanyak 2.888 pergerakan penumpang pada puncak arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Penumpang Pantoloan, Rabu (25/3/2026). (Zulfadli/TribunPalu.com)
“Sehingga total pergerakan penumpang hari ini mencapai 2.888 orang,” tambahnya.
Pantauan TribunPalu.com di lokasi, calon penumpang mulai memadati area dermaga sejak pukul 19.00 WITA.
Kepadatan semakin meningkat menjelang KM Lambelu sandar sekitar pukul 21.00 WITA.
Baca juga: Pantai Tanjung Karang Dipadati Wisatawan, Polisi Lakukan Pengawasan dan Imbauan
Sejumlah porter terlihat hilir mudik membantu penumpang mengangkut barang bawaan hingga ke atas kapal.
Diketahui, PT Pelni Cabang Palu mengoperasikan dua kapal penumpang selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026, yakni KM Lambelu dan KM Dorolonda.
Kedua kapal tersbut masing-masing mampu memuat 3000 orang penumpang termasuk awak kapal.
Christian juga mengungkapkan adanya peningkatan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menilai, lonjakan tersebut dipengaruhi oleh kebijakan diskon tarif tiket sebesar 30 persen yang diberikan pemerintah.
“Dibandingkan tahun lalu, terjadi kenaikan sekitar 4 sampai 5 persen. Biasanya rata-rata penumpang hanya sekitar seribuan orang,” jelasnya.
Dari total penumpang yang berangkat, sekitar 70 persen diketahui menuju Balikpapan, sedangkan 30 persen lainnya menuju Surabaya.
Ia menambahkan, jumlah penumpang pada puncak arus balik ini bahkan lebih tinggi dibandingkan gelombang pertama dan kedua sebelumnya.
Baca juga: Rayakan Idulfitri 1447 Hijriah, GEM Grup Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi bersama Masyarakat
Untuk itu, PT Pelni mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memesan tiket jauh hari sebelum keberangkatan.
Penumpang juga diminta sudah berada di pelabuhan minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan guna menghindari keterlambatan.
“Kami juga mengingatkan agar masyarakat membeli tiket melalui kanal resmi, seperti loket Pelni, kantor cabang, aplikasi Pelni Mobile, maupun mitra resmi lainnya,” pungkasnya.
Selain itu, ia berharap penumpang mematuhi aturan selama pelayaran, menjaga kebersihan, serta memperhatikan keamanan demi kelancaran perjalanan hingga tiba di tujuan.(*)