TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur mengerahkan satu unit alat berat dalam penanganan turap longsor aliran Kali Baru di RW 02, Batu Ampar, Kramat Jati.
Satgas SDA Kecamatan Kramat Jati, Mulyadi mengatakan alat berat jenis backhoe spider dikerahkan untuk mempercepat penanganan pemasangan kayu dolken pada lokasi longsor.
"Dilakukan untuk percepatan penanganan. Sebab kondisi turap yang longsor cukup parah sepanjang 10 meter, kedalaman 2 meter dan lebar sekitar 1-1,5 meter," kata Mulyadi, Kamis (26/3/2026).
Pengerahan alat berat juga berfungsi memadatkan bagian jalan dan turap yang sudah ambles, sebelum nantinya dilakukan pembangunan turap secara permanen di lokasi.
Hingga kini proses penanganan turap longsor pada aliran Kali Baru sudah mencapai tahap 60 persen, sehingga ditargetkan dalam waktu dekat proses pengerjaan sudah rampung.
"Jika pemasangan dolken selesai akan dilanjutkan dengan pengerasan lahan. Yaitu bekas longsoran diurug dengan puing dan dipadatkan menggunakan stamper," ujarnya.
Mulyadi menuturkan setelah proses penanganan turap rampung, barulah jajaran Sudin Bina Marga Jakarta Timur melakukan perbaikan terkait akses jalan lingkungan yang terdapat longsor.
Untuk sementara saat proses perbaikan turap aliran Kali Baru dilakukan, akses jalan lingkungan warga RT 03/RW 02 sementara ditutup karena kondisinya tidak memungkinkan dilintasi.
"Total ada 10 Satgas SDA yang melakukan penanganan secara teknis," tutur Mulyadi.
Sebelumnya turap aliran Kali Baru di wilayah RT 03/RW 02, Batu Ampar, Kramat Jati longsor hingga mengakibatkan tempat percetakan yang berada di lokasi ambruk pada Minggu (22/3/2026) sore.
Lokasi bangunan tempat percetakan yang terdampak berada tepat di bibir aliran Kali Baru, atau merupakan lokasi yang seharusnya tidak digunakan warga untuk mendirikan bangunan.