Profil dan Biodata Rahmat Trianto, Putra Jambi Jadi Bupati di Kalimantan
Mareza Sutan AJ March 26, 2026 11:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tak semua orang berani meninggalkan kenyamanan hidup di Tanah Jambi yang telah diraih untuk mengejar mimpi yang lebih besar.

Namun bagi Rahmat Trianto, keputusan itu justru menjadi titik balik perjalanan hidupnya.

Ia menjadi Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan, saat ini.

Lalu, siapa sebenarnya Rahmat Trianto? Berikut profil dan biodata singkat putra Jambi yang kini mendapat amanah dari rakyat untuk memimpin Kabupaten Tanah Laut.

Profil dan Biodata Rahmat Trianto

Nama Lengkap: H. Rahmat Trianto, M.Si., M.Han

Tempat, Tanggal Lahir: Jambi, 25 September 1979

Istri: Hj. Dian Cahyani, S.S., S.I.P., M.M

Masa Kecil di Jambi

Putra kelahiran Jambi, 25 September 1979 ini, memulai langkah dari kehidupan sederhana.

Ia tumbuh di tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, menempuh pendidikan dari SD 247 Sarolangun, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Kota Jambi hingga SMA Nusantara.

Tak banyak yang menyangka, jalan hidupnya kelak membawanya jauh melampaui batas kampung halaman.

Usai lulus SMA, Rahmat memilih jalur yang tak biasa bagi sebagian anak muda saat itu: bergabung dengan dunia militer.

Rahmat Trianto melanjutkan pendidikannya di Akademi Militer.

Pilihan ini perlahan membentuk karakter disiplin dan kepemimpinannya.

Kariernya terus berkembang hingga dipercaya mengemban tugas sebagai Komandan Kodim di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Di daerah perantauan itulah, cara pandangnya mulai berubah.

“Menjadi militer itu mengabdi, tapi ada batasnya. Saya mulai berpikir, bagaimana kalau bisa membuat kebijakan langsung untuk masyarakat,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Pemikiran tersebut menjadi awal dari keputusan besar dalam hidupnya.

Mundur dari Militer, Masuk Politik

Pada 2023, Rahmat memilih mundur dari dunia militer—langkah yang tidak mudah—untuk terjun ke dunia politik.

Langkahnya terbilang cepat. Ia sempat duduk sebagai anggota DPR RI, sebelum akhirnya mengambil keputusan yang lebih berani: maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.

Menariknya, Rahmat tidak memilih daerah yang sudah dikenalnya sebagai basis.

Ia justru maju di Kabupaten Tanah Laut, wilayah yang bukan tanah kelahirannya.

Dengan waktu kampanye yang relatif singkat, sekitar empat bulan, ia bersama pasangannya, Muhammad Zazuli, berhasil menarik simpati masyarakat.

Pasangan yang dikenal dengan sebutan RaZa itu tampil sebagai penantang serius.

Menang 57 Persen

Rahmat dan Zazuli berhasil meraih 110.714 suara atau sekitar 57 persen suara sah, mengungguli pasangan petahana.

Kemenangan tersebut mengantarkannya dilantik sebagai Bupati Tanah Laut periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta.

“Menjadi kepala daerah di provinsi lain itu tak pernah saya bayangkan. Tapi mungkin ini jalan yang sudah Allah tentukan,” katanya.

Kini, di tengah kesibukannya memimpin daerah di Kalimantan Selatan, Rahmat tetaplah seorang putra Jambi.

Setiap kali pulang ke kampung halaman, momen itu menjadi cara untuk melepas rindu sekaligus mengingat asal-usulnya.

Perjalanan hidup Rahmat Trianto bukan sekadar kisah tentang jabatan.

Ini adalah cerita tentang keberanian keluar dari zona nyaman, tentang mimpi yang tak dibatasi oleh batas geografis, dan tentang keyakinan bahwa anak daerah pun mampu melangkah jauh—bahkan memimpin di tanah orang.

(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

 

Baca juga: Pria Tergeletak di Pinggir Jalan Sengeti hingga Tengkorak di Tepi Laut Sadu

Baca juga: Pemulihan Wakor KontraS Andrie Yunus akibat Air Keras Butuh Waktu 2 Tahun

Baca juga: MAKI Dorong DPR Bentuk Panitia Kerja buat Kaji Pengalihan Tahanan Gus Yaqut

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.