Pesona Mulut Seribu,  Surga yang Tersembunyi di Rote Ndao
Alfred Dama March 27, 2026 01:38 AM

POS KUPANG.COM -- Pulau Rote , Kabupaten Rote Ndao memiliki banyak spo wisatwan bahkan masng-masing destinasi memiliki keunikan tersendiri .

Salah satu spoyt unidan cantik adalah Pantau Mulut Serby. Keindahan tempat itu sangat unik hingga disubut Surga yang tersembunyi .

Dan, bayangkan sebuah teluk luas yang dihiasi gugusan pulau-pulau kecil, tebing karang megah, dan air laut berwarna gradasi biru-hijau yang memanjakan mata. 

Itulah Mulut Seribu, destinasi wisata bahari eksotis di Desa Daima, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Wisata NTT, Pesona Pantai Wolwal Destinasi Indah di Alor yang Jarang Tersentuh

Dikutup dari tourisminfo.nttprov.go.id,  spot ini terletak sekitar 50 km dari Kota Ba’a, perjalanan menuju Mulut Seribu memakan waktu ±1,5 jam dengan kendaraan roda dua atau empat. 

Meski jaraknya cukup jauh, setiap kilometer perjalanan akan terbayar lunas begitu Anda menyaksikan panorama unik kawasan ini. Dari udara, bentuk teluk dan pulau-pulaunya menyerupai labirin alami dengan jalur sempit yang menjadi akses masuk dan keluar.

Pesona dan Aktivitas Wisata
Mulut Seribu bukan hanya cantik untuk dipandang, tapi juga kaya pengalaman. Perairannya yang tenang cocok untuk berenang, snorkeling, atau sekadar berlayar santai dengan perahu menikmati gugusan pulau kecil. 

Bagi pecinta fotografi, setiap sudut adalah spot foto menakjubkan, terutama saat cahaya sore menyapu permukaan laut.

Bagi Anda yang ingin merasakan nuansa lokal, berinteraksi dengan masyarakat setempat akan memberi pengalaman berharga, mulai dari cerita rakyat hingga kuliner khas yang menggoda selera.

Festival Mulut Seribu
Pada tahun 2019, destinasi ini pernah menjadi tuan rumah Festival Mulut Seribu yang diadakan setiap bulan Oktober. Festival ini menampilkan atraksi budaya, perlombaan perahu, hingga pameran kuliner dan kerajinan tangan. Suasananya meriah, hangat, dan sarat kekayaan budaya Rote Ndao.

Akomodasi dan Fasilitas
Fasilitas dasar di lokasi cukup memadai, seperti :

Area parkir

Toilet umum milik warga
Warung makan
Area sampah
Sinyal telepon yang cukup baik. 
Tips Berkunjung
Waktu terbaik: Musim kemarau (cuaca cerah dan laut tenang).

Baca juga: Wisata NTT, Pesona Pantai Batu Hati  di Kabupate Malaka, Romantisme Alam di Batas Negeri 

Perhatikan cuaca jika ingin menjelajah pulau-pulau kecil.

Selalu jaga kebersihan dan kelestarian alam, karena kawasan ini termasuk daerah konservasi.

Jam operasional: 08.00 – 17.00.

Tiket masuk: Rp 5.000 (dewasa), Rp 3.000 (anak-anak).

Mulut Seribu adalah perpaduan sempurna antara pesona alam dan kehangatan budaya lokal. Sekali datang, Anda mungkin akan tergoda untuk kembali karena setiap kunjungan menawarkan cerita baru.*

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.