Anies Datang ke Open House SBY di Cikeas Tanpa Undangan, Sahroni: Anak ke Orang Tua, Silaturahmi
Sinta Darmastri March 27, 2026 10:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Momen Idul Fitri selalu menyimpan cerita menarik, tak terkecuali di kediaman Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kehadiran Anies Baswedan dalam acara open house di Cikeas baru-baru ini sempat memicu spekulasi publik, mengingat dinamika politik masa lalu yang cukup dingin. Namun, Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, dengan cepat meredam kabar burung tersebut.

Sahroni menegaskan bahwa kunjungan Anies murni merupakan bentuk penghormatan seorang tokoh muda kepada seniornya, tanpa dibumbui agenda politik terselubung.

Bukan Konsolidasi, Hanya Halalbihalal

Bagi Nasdem, langkah Anies mengunjungi SBY adalah hal yang sangat manusiawi dan wajar dalam tradisi lebaran. Sahroni mengibaratkan hubungan keduanya seperti anak yang mendatangi orang tuanya untuk bermaaf-maafan.

"Mas Anies tidak ada gerakan. Dia datang ke rumah orang tua yaitu Pak SBY, silaturahmi halalbihalal, mohon maaf lahir dan batin. Tidak lebih dari itu. Kita Nasdem melihat Mas Anies ya namanya anak kepada orang tua, silaturahmi. Itu doang," ungkap Sahroni saat dikonfirmasi pada Kamis (26/3/2026).

Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa pertemuan tersebut menjadi pintu pembuka bagi konsolidasi politik baru dengan Partai Demokrat. Sahroni menekankan bahwa suasana hari raya seharusnya dibersihkan dari perbincangan berat mengenai koalisi atau kekuasaan.

"Capres masih lama, 2029. Enggak ada niatan begitu dia," tambah politikus yang dikenal dengan julukan Crazy Rich Tanjung Priok tersebut.

Baca juga: Di Balik Silaturahmi Anies, SBY, dan AHY di Momen Lebaran, Pengamat Politik: Mencairkan Hubungan

Mencairkan Ketegangan Masa Lalu

Kunjungan ini memang menjadi sorotan tajam karena Anies dikabarkan datang tanpa undangan resmi. Sebagaimana diketahui, hubungan antara Anies dan Partai Demokrat sempat merenggang pasca Pilpres 2024. Saat itu, langkah Anies memilih Muhaimin Iskandar sebagai cawapres secara tiba-tiba membuat Demokrat merasa dikhianati, hingga akhirnya memilih keluar dari koalisi dan melabuhkan dukungan ke pasangan Prabowo-Gibran.

Meski luka politik masa lalu pernah ada, kehadiran Anies di Cikeas seolah mengirimkan pesan bahwa silaturahmi pribadi tetap harus dijaga di atas kepentingan partai.

Kini, di saat panggung politik masih dinamis, momen Idul Fitri menjadi jeda singkat bagi para tokoh bangsa untuk kembali duduk bersama sebagai keluarga besar Indonesia, melepaskan sejenak atribut rivalitas yang pernah terjadi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.