Sosok Anies Baswedan, Datang ke "Open House" SBY Meski Tak Diundang, Klaim Silaturahmi
Weni Wahyuny March 27, 2026 01:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Anies Baswedan tengah ramai diperbincangkan usai datang ke acara open house yang digelar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026) malam.

Sorotan muncul karena Anies disebut tidak diundang secara resmi saat menghadiri silaturahmi di Cikeas dan bertemu SBY serta putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Lantas siapakah sosok Anies Baswedan?

Pemilik nama lengkap Anies Rasyid Baswedan, Ph.D. ini lahir di Kuningan, Jawa Barat pada Rabu, 7 Mei 1969.

Ia dilahirkan oleh seorang ibu bernama Prof. Dr. Aliyah Rasyid, M.Pd., guru besar dan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Negeri Yogyakarta.

Ayahnya bernama Rasyid Baswedan.

Anies Baswedan Datangi Rumah Duka Marissa Haque, Kenang Keteladanan Sang Artis Sebagai Politikus
Anies Baswedan Datangi Rumah Duka Marissa Haque, Kenang Keteladanan Sang Artis Sebagai Politikus (Youtube/Cumicumi)

Anies Baswedan merupakan cucu dari Abdurrachman Baswedan (A.R. Baswedan).

Kakeknya ini merupakan salah seorang pejuang pergerakan nasional dan pernah menjadi Menteri Penerangan pada masa awal kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: Alasan Anies Baswedan Datang ke "Open House" SBY Meski Tak Diundang

Istri Anies Baswedan bernama Fery Farhati. Pasangan ini dikaruniai empat orang anak.

Adapun anak Anies Baswedan yakni Mutiara Annisa Baswedan, Mikail Azizi Baswedan, Kaisar Hakam Baswedan, dan Ismail Hakim Baswedan.

Pendidikan Anies Baswedan

Anies Baswedan menyelesaikan gelar sarjananya (S-1) dari Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada.

Kemudian melanjutkan pendidikan dengan menyelesaikan gelar masternya (S-2) di School of Public Policy, Universitas Maryland menggunakan beasiswa Fulbright dari AMINEF.

Sedangkan gelar doktornya (S-3) diraih pada Ilmu Politik Northern Illinois University menggunakan beasiswa sekaligus penghargaan Gerald S. Maryanov Fellow khusus mahasiswa berprestasi.

Anies sebelumnya sudah meraih gelar profesor, namun karena regulasi di Indonesia yang mengatur bila terjun ke politik, gelar guru besar tersebut kemudian dicabut saat Anies jadi Menteri Pendidikan tahun 2016.

Masa Muda Anies Baswedan

Sejak duduk di bangku sekolah, jiwa kepemimpinan Anies sudah terlihat kentara, salah satunya menjadi Ketua OSIS se-Indonesia pada tahun 1985.

Ia terpilih mengikuti program pertukaran pelajar AFS dan tinggal selama setahun di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.

Program ini membuatnya sedikit lebih lama saat menempuh masa SMA, yakni empat tahun, baru kemudian lulus pada tahun 1989.

Anies mendapat kesempatan berperan di bidang jurnalistik, bergabung dengan program Tanah Merdeka di TVRI cabang Yogyakarta dan mendapat peran sebagai pewawancara tetap tokoh-tokoh nasional.

Saat kuliah, Anies menjadi promotor dan terpilih sebagai Ketua Senat Mahasiswa (1992) setelah sebelumnya dibekukan oleh Kemdikbud masa itu.

Berkat tangan dinginnya juga, Anies membentuk BEM UGM waktu itu yang disahkan pada kongres 1993.

Karier Anies Baswedan

• Rektor Termuda di Indonesia (Universitas Paramadina 2007-2015)

Anies Baswedan menjadi rektor termuda yang pernah dilantik oleh sebuah perguruan tinggi di Indonesia pada tahun 2007.

Saat itu Anies memimpin sebagai Rektor Universitas Paramadina di usianya yang baru menginjak 38 tahun.

• Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (2014-2016)

Anies Baswedan menjadi Mendikbud RI selama 20 bulan sebelum akhirnya di-reshuffle oleh Presiden Jokowi.

• Gubernur DKI Jakarta (2017-2022)

Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta bersama pasangannya, Sandiaga Uno.

Namun di tengah perjalanan, Sandi mencalonkan diri mendampingi Prabowo saat Pilpres 2019.

Wakil Gubernur DKI Jakarta kemudian digantikan oleh Ahmad Riza Patria sejak 15 April 2020 hingga mengakhiri masa jabatan pada 16 Oktober 2022.

Hadiri Open House SBY

Adapun Anies tidak diundang resmi untuk hadir halalbihalal ke kediaman SBY.

Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra memberi penjelasan bahwa SBY saat itu sedang menggelar open house dalam rangka halalbihalal Lebaran Idulfitri 2026.

"Pak SBY open house. Siapa saja yang datang untuk bersilaturahmi dengan beliau dan keluarga besar, tentu disambut dengan baik. Namanya momen Lebaran,” ujar Herzaky kepada Kompas.com, Kamis (26/3/2026).

Namun, Herzaky menegaskan kedatangan Anies tetap disambut baik.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga disebut mendampingi SBY untuk menyambut semua tamu yang hadir termasuk Anies.

“Salah satu yang hadir memang betul ada Mas Anies. Seperti halnya tamu-tamu lain, tentu diterima dengan baik oleh Bapak SBY selaku tuan rumah," ujar dia.

Dia pun menekankan tidak ada pembicaraan khusus dengan siapa pun saat Lebaran di Cikeas itu, termasuk Anies.

“Tidak perlu diartikan atau dibawa ke mana-mana. Apalagi sampai diarahkan ke rencana koalisi ke depan ataupun urusan pemilu. Kejauhan mikirnya,” kata Herzaky.

Alasan Anies Baswedan Datang ke Rumah SBY

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Sahrin Hamid, memberi penjelasan mengenai Anies yang mendatangi acara open house Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026), padahal tidak diundang.

Sahrin mengungkit bahwa Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron yang memberi respons sangat baik perihal kedatangan Anies.

"Saya kira Kang Hero (Herman Khaeron, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat) telah menyampaikan sebuah respons yang sangat baik. Ini konteksnya adalah silaturahmi di tengah momen Idulfitri," ujar Sahrin kepada Kompas.com, Kamis (26/3/2026).

Sahrin memaparkan, di dalam Islam, silaturahmi adalah suatu amalan yang sangat dianjurkan.

"Oleh karenanya, momentum silaturahmi ini harus dipandang sebagai bagian dari muamalat selaku muslim," imbuhnya.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.