POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Embun pagi masih menyelimuti aspal Terminal Manggar saat jarum jam menunjukkan pukul 04.30 WIB, Jumat (27/3/2026).
Cahaya lampu terminal membiaskan bayangan puluhan orang yang memikul tas jinjing hingga ransel besar di pundak.
Bau asap knalpot bus yang dipanaskan mesinnya menciptakan suasana pemberangkatan yang sibuk.
Di sudut-sudut peron, terlihat pemandangan keluarga yang saling berbincang sembari mengecek kembali kelengkapan barang bawaan sebelum mereka kembali rantau menggunakan KRI Semarang.
Beberapa saling bersalaman dan melempar senyum di sela-sela obrolan antara keluarga yang mengantar dan para pemudik.
Suasana terminal yang biasanya senyap di waktu dini hari, kini berubah didominasi oleh para peserta mudik gratis. Di tengah kerumunan itu, para petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Belitung Timur menggunakan seragam lengkap sigap memberikan bantuan.
Kepala Dinas Perhubungan Belitung Timur, Amirudin hadir sejak awal untuk memantau langsung kesiapan armada dan kenyamanan para pemudik sebelum diberangkatkan menuju KRI Semarang.
Ia berkeliling menyapa para penumpang sembari memastikan koordinasi dengan jajaran di lapangan berjalan tanpa kendala.
"Kita sudah siapkan armada di terminal manggar ini sebanyak 3 unit bus. Dan syukurnya cukup, kayaknya itu juga masih terdapat kursi yang kosong," ujarnya.
Kepastian waktu kedatangan kapal juga menjadi perhatian utama pihak dinas agar para pemudik tidak perlu menunggu terlalu lama di area pelabuhan nantinya.
"Kami baru dapat kabar bahwa estimasi kapal baru akan sandar di pelabuhan pukul 06.22," ucap Amirudin.
Deru mesin tiga unit bus itu pun semakin mengeras. Ini menjadi tanda bagi para pemudik untuk segera naik dan menempati kursi yang telah disediakan.
Setiap bus tidak dibiarkan berangkat sendiri, melainkan dikawal oleh personel Dishub guna menjamin ketertiban dan keamanan selama perjalanan lintas kabupaten tersebut.
Masing-masing bus dijaga oleh dua orang pengawas dari Dinas Perhubungan yang bertugas memantau kondisi penumpang hingga sampai ke titik tujuan.
Tepat pukul 05.30 WIB, ketiga bus bergerak keluar dari gerbang Terminal Manggar secara beriringan menuju Pelabuhan Tanjung Batu di Kabupaten Belitung.
Lambaian tangan dan sorot lampu kendaraan menjadi pemandangan terakhir saat bus-bus tersebut perlahan meninggalkan area terminal. Para pemudik dari balik kaca bus juga tampak melambai balik ke arah keluarga mereka yang masih berdiri di terminal.
Amirudin berharap seluruh rangkaian perjalanan arus balik dapat berjalan lancar tanpa adanya hambatan.
"Semoga para pemudik selalu dalam kondisi selamat sampai tujuan," ungkapnya.
Tak berselang lama, Terminal Manggar kembali sunyi seiring bubarnya kerumunan keluarga yang mengantar kepulangan sanak saudara. Hanya menyisakan ruabg tunggu yang tak diduduki satu orang pun.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)