Iran Izinkan Kapal Tanker Malaysia Lewat Selat Hormuz, Nasib Kapal Pertamina dan Kru Masih Tertahan
Gianta Firmandimas Adya Mahendr March 27, 2026 01:42 PM

- Iran mengizinkan kapal tanker Malaysia melintasi Selat Hormuz di tengah perang yang sedang berlangsung melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Sementara dua kapal dari Indonesia milik Pertamina masih tertahan di perairan tersebut.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengucapkan terima kasih kepada Iran karena mengizinkan kapal-kapal Malaysia melintas.

"Saat ini kami sedang dalam proses melepaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," kata Anwar, dikutip dari The Strait Times, Jumat (27/3/2026).

Kemudian kapal tanker minyak milik Thailand juga berhasil melintasi Selat Hormuz.

Hal ini terjadi setelah adanya koordinasi diplomatik antara pemerintah Thailand dan Iran.

Sementara itu, dua kapal Pertamina milik Indonesia masih tertahan di Teluk Arab.

Keduanya yakni kapal tanker raksasa Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) saat ini masih melakukan komunikasi dengan otoritas Iran agar dua kapal Pertamina diizinkan melintasi Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup.

Perairan tersebut hanya dikecualikan bagi kapal-kapal AS, Israel, dan sekutunya.

Sementara untuk negara-negara sahabat dibolehkan melintas.

Arghchi merinci kapal dari China, Rusia, Pakistan, Irak, India sejauh ini aman di Selat Hormuz.

(Tribun-Video.com)

 

#Kapal  #Selat Hormuz #Kapal Tanker #INDONESIA #MALAYSIA

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.