Menteri PKP dan Mendagri Targetkan Huntap Korban Longsor di Taput Selesai Bertahap Hingga Juni 2026
Ayu Prasandi March 27, 2026 02:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, TARUTUNG- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Bencana Nasional Tito Karnavian meninjau lokasi pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana longsor di Tapanuli Utara) Taput kemarin, Kamis (26/3/2026).

Maruarar Sirait menjelaskan, pemerintah pusat mempercepat pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana longsor di Taput.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan tanpa mengabaikan kualitas bangunan, mengingat masyarakat terdampak telah lama menunggu kepastian tempat tinggal yang layak dan aman.

Pembangunan hunian tetap ini dilaksanakan melalui kolaborasi pemerintah dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

"Ini sebagai bagian dari upaya percepatan penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana," ujar Maruarar Sirait, Jumat (27/3/2026).

Ia menegaskan, pembangunan hunian tetap bagi korban bencana merupakan prioritas pemerintah dan harus dikerjakan secara serius serta sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pemerintah daerah dan kontraktor diminta meningkatkan pengawasan dan memperbaiki kinerja agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.

"Kami ingin pembangunan hunian tetap ini benar-benar selesai dengan baik, tepat waktu, dan berkualitas. Masyarakat korban bencana sudah terlalu lama menunggu kepastian tempat tinggal yang layak," terangnya.

Sebagai bentuk percepatan, pemerintah menetapkan target penyelesaian pembangunan dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak 68 unit rumah ditargetkan selesai pada 5 Mei 2026 dan akan langsung dilakukan serah terima kunci kepada masyarakat. Selanjutnya, tahap kedua sebanyak 35 unit rumah ditargetkan rampung pada 30 Juni 2026.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Pemkab Taput agar lebih serius dalam mengawal pembangunan hunian tetap bagi korban bencana.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan kontraktor agar tidak terjadi hambatan maupun keterlambatan di lapangan.

Melalui langkah percepatan ini, pihaknya berharap pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana longsor di Taput dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat dapat kembali tinggal di rumah yang aman, layak, dan nyaman.

(cr3/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.