UIN Sunan Kalijaga Raih Peringkat 37 Dunia QS World University Rankings
Yoseph Hary W March 29, 2026 05:14 PM

 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil meraih peringkat 37 dunia dalam pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2026 untuk bidang Theology, Divinity and Religious Studies.

Bidang keagamaan

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan mengatakan capaian ini menempatkan UIN Sunan Kalijaga dalam jajaran terbatas perguruan tinggi dunia yang mampu bersaing pada bidang keagamaan. 

Posisi ini juga menempatkan UIN Sunan Kalijaga di antara sedikit perguruan tinggi di Indonesia dan Asia yang mampu menembus 50 besar dunia pada setiap bidangnya.

“Ini bukan sekadar capaian peringkat, tetapi sebuah kebanggaan bahwa studi keagamaan sebagai pilar utama UIN Sunan Kalijaga mampu menembus pengakuan dunia. Ini menunjukkan bahwa tradisi keilmuan yang kita bangun memiliki daya saing dan relevansi global, serta mampu berkontribusi dalam percakapan akademik internasional.” katanya dalam keterangan tertulis.

Buka ruang kolaborasi global

Menurut dia, capaian ini tidak hanya berdampak positif bagi reputasi, namun juga membuka ruang kolaborasi global, memperkuat kepercayaan internasional, dan memperluas kontribusi keilmuan UIN bagi masyarakat yang lebih luas.

Tentunya raihan gemilang ini tidak bisa dilepaskan dari peran seluruh civitas akademika. Di sisi lain, capaian ini juga diharapkan semakin meneguhkan langkah UIN Sunan Kalijaga untuk terus berkembang.

"Ini adalah hasil kerja bersama yang patut kita syukuri dan menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Abdul Qoyum menerangkan hasil pemeringkatan tersebut merupakan buah dari penguatan ekosistem riset dan publikasi internasional yang dibangun secara berkelanjutan di lingkungan UIN Sunan Kalijaga.

Dalam konteks pemeringkatan QS, indikator seperti reputasi akademik, sitasi, dan h-index menjadi cerminan dari kinerja tersebut. 

“Posisi ini menunjukkan bahwa riset yang dihasilkan UIN tidak hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga memiliki dampak dan pengakuan di tingkat global,” terangnya.

Penguatan kapasitas akademik

Selain capaian pada bidang keagamaan, UIN Sunan Kalijaga juga menunjukkan penguatan kapasitas akademik pada sejumlah disiplin ilmu lainnya. 

Qoyum membidik Ilmu Hukum sebagai kandidat yang paling siap menyusul, lantaran kekuatan pada produktivitas publikasi dan dampak ilmiah yang terus meningkat. 

Bidang Pendidikan juga dinilai memiliki prospek yang menjanjikan, seiring dengan peningkatan kualitas publikasi dan perluasan jejaring akademik global.

Tak hanya itu, bidang Ekonomi pun menunjukkan performa yang stabil, dengan penguatan kolaborasi internasional yang terus berkembang sebagai bagian dari upaya memperluas kontribusi akademik di tingkat global.

Bidang Bisnis dan Manajemen serta Komunikasi juga  menunjukkan perkembangan pada output riset, seiring dengan peningkatan visibilitas dan penguatan jejaring akademik di tingkat internasional.

"Di tengah dinamika pendidikan tinggi global, UIN Sunan Kalijaga menunjukkan bahwa studi keagamaan tidak berada di pinggiran, melainkan mampu menjadi pusat produksi pengetahuan yang relevan, adaptif, dan berdaya saing internasional," pungkasnya. (maw)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.