Menjadi mahasiswa tingkat akhir sering kali melelahkan, baik secara mental maupun fisik. Duduk berjam-jam di depan laptop, revisi yang tak kunjung selesai, hingga tekanan deadline bisa membuat tubuh dan pikiran bekerja ekstra.
Tak jarang, mahasiswa di fase ini mulai sering mengeluh capek mental, pegal di leher, bahu, punggung, hingga nyeri di kaki. Jika kamu sering mengalami hal ini, bisa jadi ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari menjadi pemicunya.
Alasan Mahasiswa Tingkat Akhir Rentan Capek Mental dan Pegal Linu
1. Beban Akademik dan Psikologis Tinggi
Menghadapi deadline yang ketat, revisi skripsi, serta tuntutan untuk segera lulus bisa memicu stres kronis. Melansir situs National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), stres ini dapat meningkatkan ketegangan otot dan memicu keluhan pegal pada leher, bahu, dan punggung.
2. Teralalu Lama Duduk
Duduk berjam-jam untuk menulis, membaca, atau mengolah data membuat otot menjadi kaku. Aktivitas statis dalam waktu lama terbukti berisiko menyebabkan nyeri punggung dan otot.
3. Kurang Istirahat dan Aktivitas Fisik
Saat mengerjakan skripsi, sering kali jam tidur menjadi berantakan. Padahal, jam tidur yang kurang, ditambah aktivitas olahraga yang minim membuat tubuh lebih mudah lelah dan otot kehilangan fleksibilitasnya.
4. Pola Makan Tidak Teratur
Selain kurang tidur, kesibukan mahasiswa saat menyusun tugas akhir kerap berujung pada mengabaikan nutrisi penting. Padahal, hal tersebut dapat memengaruhi tingkat energi dan memperlambat pemulihan otot.
Tips Atasi Capek Mental dan Pegal Linu
1. Atur Jadwal Belajar dan Istirahat
Buatlah jeda aktif setiap 30-45 menit untuk mengurangi ketegangan otot. Kamu bisa berjalan mondar-mandir di ruangan untuk membantu meluruskan punggung dan melemaskan otot.
2. Lakukan Peregangan Ringan
Gerakan sederhana seperti merentangkan tangan, memutar bahu, atau berdiri sejenak dapat melancarkan sirkulasi darah. Lakukan setiap pagi sebelum beraktivitas dan ulangi di sela-sela kesibukan menyusun tugas akhir.
3. Kelola Stres dengan Relaksasi
Meditasi singkat atau latihan pernapasan bisa membantu meredakan ketegangan mental. Luangkan juga waktu untuk bersosialisasi seperti bertemu teman, keluarga, atau mungkin sekedar mengobrol via telepon.
4. Gunakan Produk Pereda Nyeri untuk Memulihkan Otot
Saat tubuh terasa lelah dan pegal, kamu bisa gunakan produk pereda nyeri seperti NEO rheumacyl Eucalyptus Cream. Produk ini dapat membantu meredakan pegal dan nyeri otot. Aroma eucalyptus pada produk ini pun dapat memberikan rasa nyaman dan rileks.





