Nelayan Pesisir Tuban Masih Melaut Normal: Stok BBM Aman di Tengah Isu Krisis Energi Timur Tengah
Sudarma Adi March 27, 2026 07:30 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Para nelayan di pesisir Kabupaten Tuban memastikan hingga saat ini belum mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), meskipun muncul kekhawatiran dampak konflik di kawasan Timur Tengah, terhadap ketersediaan energi.

Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Kecamatan Tuban, Marwi, mengatakan bahwa distribusi BBM untuk nelayan masih berjalan lancar dan tidak ada kenaikan harga.

“Alhamdulillah masih lancar, tidak sulit,” ujar Marwi, Jumat (27/3/2026).

Baca juga: Setelah Satu Bulan Tutup, Klinik Jantung RSUD Tuban Beroperasi Lagi, 2 Dokter Baru Segera Bergabung

Distribusi Lancar dan Harga Stabil

Ia menambahkan, aktivitas nelayan di wilayah pesisir Tuban juga masih berjalan normal seperti biasanya. Para nelayan tetap melaut setiap hari untuk mencari ikan tanpa hambatan berarti.

“Untuk aktivitas mencari ikan juga masih berjalan normal seperti biasa,” imbuhnya.

Meski demikian, Marwi berharap perang yang terjadi di timur tengah dapat segera berakhir.

Sebab, apabila terjadi kelangkaan BBM, maka nelayan akan menjadi kelompok yang paling terdampak karena bahan bakar merupakan kebutuhan utama dalam menjalankan aktivitas mencari ikan.

Baca juga: Pemkab Tuban Tegaskan ASN Tak Terima Honor Tambahan untuk Verval Data Kemiskinan

“Harapannya semoga konflik ini tidak berkepanjangan dan tidak berdampak pada nelayan di pesisir Tuban. Karena kalau sampai kesulitan BBM, tentu akan berpengaruh pada mata pencaharian,” bebernya.

Sementara itu Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mulai menerapkan kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Rabu mulai pekan depan, sebagai bagian dari upaya penghematan energi di tengah memanasnya konflik di timur tengah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.