Warga Tak Sanggup, Petugas Damkar Kuningan Diterjunkan Evakuasi Jenazah Membusuk di Dalam Rumah
Ravianto March 27, 2026 07:42 PM

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Warga Desa Luragunglandeuh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat yang sudah membusuk di dalam rumah, Jumat (27/3/2026).

Korban berinisial U (43) ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah warga mencium bau menyengat yang dikira berasal dari bangkai hewan.

Kronologi Penemuan: Bau Menyengat Sejak Pagi

Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengungkapkan bahwa laporan masuk ke markasnya di Jalan Sudirman setelah warga mencium aroma tidak sedap sejak pukul 06.30 WIB.

"Awalnya warga mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan."

"Namun, karena aroma semakin kuat dan tidak biasa, warga bersama perangkat desa melakukan penelusuran," ujar Andri, Jumat siang.

Baca juga: Takut Istri Saldo ATM Ludes, ASN Kuningan Nekat Pecah Kaca Mobil Sendiri & Buat Laporan Palsu

Kecurigaan warga terbukti saat sumber bau mengarah ke sebuah rumah di RT 02 RW 02 Dusun Manis.

Di sana, korban berinisial U ditemukan sudah tergeletak kaku dalam kondisi jasad yang sudah mulai rusak.

Evakuasi Khusus oleh Petugas Damkar

damkar evakuasi mayat luragung 273
DAMKAR EVAKUASI MAYAT - Petugas Damkar Kuningan turun tangan mengevakuasi jasad U (43) yang membusuk 5 hari di Desa Luragunglandeuh, Kecamatan Luragung, Kuningan, Jawa Barat. Damkar juga bantu proses pemakaman hingga tuntas.

Kondisi jenazah yang telah membusuk membuat warga tidak mampu melakukan evakuasi secara mandiri. 

Alhasil, petugas Damkar Kuningan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi hingga pemakaman dengan protokol khusus.

Kepala Desa Luragunglandeuh, Ruspandi, menyebutkan bahwa korban selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut.

"Orang tua korban tinggal di desa yang sama, namun di kios dan jarang pulang ke rumah, sehingga korban tidak terpantau," jelasnya.

Hasil Identifikasi Inafis: Meninggal 5 Hari Lalu

Tim Inafis Polres Kuningan yang tiba di lokasi segera melakukan identifikasi awal.

Berdasarkan kondisi fisik jenazah, korban diperkirakan sudah mengembuskan napas terakhir sekitar lima hari sebelum ditemukan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dengan melibatkan unsur kepolisian, tenaga kesehatan Puskesmas Luragung, serta perangkat kecamatan dan desa.

Setelah dievakuasi, jenazah langsung ditangani untuk proses pemulasaraan dan pemakaman.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.