Koperasi Desa Merah Putih di Lamongan Rampung 100 Persen, Siap Diresmikan 
Wiwit Purwanto March 27, 2026 10:04 PM

 

SURYA.co.id LAMONGAN – Pembangunan Koperasi Desa Keamanan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lamongan menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 152 titik koperasi dilaporkan telah rampung 100 persen.

Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan, Letkol  Deni Suryo Anggo Digdo, menyampaikan capaian tersebut melalui sambungan video daring kepada pihak Agrinas dan Wakil Panglima saat berada di KDKMP Desa Plosowahyu, Jumat (27/3/2026).

Dandim menegaskan seluruh sarana dan prasarana penunjang operasional di setiap titik telah terdistribusi dan terpasang dengan baik.

Sarana dan Prasarana Penunjang Operasional Terbaik Kedua Nasional

“Seluruh fasilitas mulai dari rak gerai, armada operasional berupa mobil pick up, truk fuso, hingga dua unit motor roda tiga dan lima unit AC di setiap titik koperasi sudah terpasang dan tertata rapi,” ujarnya.

Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Lamongan di peringkat kedua secara nasional dalam hal progres pembangunan KDKMP.

Baca juga: Sidoarjo Tancap Gas Percepat Pendirian Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa

Ia  optimistis, dengan kesiapan fisik yang telah mencapai 100 persen, Lamongan berpeluang besar menjadi lokasi utama peresmian oleh Presiden.

“Tidak menutup kemungkinan Lamongan menjadi daerah pertama yang diresmikan karena kesiapan sarprasnya sudah tuntas,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Plosowahyu, Agus Susanto, menyatakan pihaknya siap memaksimalkan keberadaan koperasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Ia mengungkapkan, Desa Plosowahyu memiliki potensi UMKM yang cukup besar sehingga akan terus dikembangkan melalui berbagai langkah strategis, termasuk menjalin kerja sama dengan sektor industri sekitar.

Desa Plosowahyu memiliki potensi UMKM yang besar. Pihaknya akan menghadirkan unit usaha baru agar manfaat KDKMP benar-benar dirasakan masyarakat.

Baca juga: Koperasi Merah Putih di Lamongan Dibobol Setelah Diresmikan, Pelaku Lebih Banyak Mengincar Rokok

Keberadaan 152 titik KDKMP ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari seluruh lapisan masyarakat. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.