Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab Kudus Sasar Kepesertaan Tingkat Desa
deni setiawan March 27, 2026 10:09 PM

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab Kudus menjalin kolaborasi untuk menyasar kepesertaan sampai ke tingkat desa.

Sasaran tersebut terutama diperuntukkan bagi warga yang berstatus sebagai pekerja informal atau bukan penerima upah.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Dewi Mulya Sari mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan jaring pengaman yang nyata bagi para pekerja.

Baca juga: Suami Wafat, Rikanah Warga Kudus Terima Klaim Jaminan Kematian Rp42 Juta

Oleh sebab itu, respons positif yang diberikan Pemkab Kudus beberapa tahun terakhir bagi mereka merupakan bentuk kepedulian atas warganya. 

Terutama warga yang statusnya sebagai pekerja rentan yang iurannya dibayarkan melalui APBD Kudus.

Untuk kepesertaan saat ini, kata Dewi Mulya Sari, di Kabupaten Kudus terdapat 220.844 pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan atau 46,54 persen dari target potensi peserta sebanyak 474.427 peserta di Kabupaten Kudus.

220.844 peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut terdiri atas pekerja penerima upah sebanyak 163.849 pekerja atau sebesar 66,25 persen dari total potensi peserta sebanyak 247.330 peserta.

Kemudian untuk pekerja bukan penerima upah yang sudah terdaftar yakni sebanyak 51.698 pekerja atau setara 30,84 persen dari total potensi peserta bukan penerima upah yaitu sebanyak 167.621 pekerja.

Selanjutnya yaitu pekerja konstruksi yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yaitu sebanyak 5.297 pekerja atau setara 8,91 persen dari total potensi peserta dari pekerja konstruksi sebanyak 59.476 peserta.

Untuk meningkatkan kepesertaan sampai di tingkat desa, kata Dewi, pihaknya perlu menjalin relasi dengan pemerintah daerah. Dimana kerja sama ini bisa diturunkan sampai ke tingkat desa.

Alhasil, masyarakat di desa mendapatkan pemahaman menyeluruh terkait jaminan keamanan dalam bekerja.

Baca juga: Tahun Ini Iuran BPJS Ketenagakerjaan 30 Ribu Warga Kudus Tetap Ditanggung APBD

“Tantangan kami saat ini yaitu untuk meningkatkan kepesertaan dari sektor pekerja informal."

"Kami juga perlu untuk terus koordinasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi pemahaman akan jaminan sosial bagi pekerja sampai ke tingkat desa,” kata Dewi.

Yang cukup membanggakan di Kabupaten Kudus saat ini yaitu, seluruh perangkat desa di Kabupaten Kudus telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah mereka mencapai sebanyak 1.305 orang.

Kemudian untuk seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Kudus saat ini juga seluruhnya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah mereka mencapai sebanyak 743 orang.

Sementara untuk seluruh perangkat RT dan RW di Kabupaten Kudus juga telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah mereka mencapai sebanyak 4.515 orang.

Sementara itu untuk Linmas yang sudah terdaftar sebagai peserta yaitu sebanyak 1.802 peserta dari total sebanyak 5.037 anggota.

Kemudian untuk kader desa yang sudah terdaftar yaitu sebanyak 399 orang dari total 4.419 kader desa. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.