Klarifikasi Mitra MBG di Pamekasan yang Viral Sawer Gesek Uang ke Valen DA: Murni Spontanitas
Dedi Qurniawan March 28, 2026 01:33 AM

POSBELITUNG.CO - Aksi sawer uang dengan cara digesek kepada finalis D'Academy (DA) 7, Achmad Valen Akbar, mendadak viral di media sosial.

Pelaku aksi tersebut diketahui adalah Yudi Pratama, seorang pengusaha lokal sekaligus mitra MBG (Makan Bergizi Gratis) di Pamekasan.

Peristiwa ini terjadi saat konser di Gedung Bakorwil Pamekasan yang digelar oleh EO Pamekasan Kreatif, Rabu (25/3/2026).

Dalam video viral tersebut, Yudi tampak memberikan lembaran uang Rp50.000 dalam jumlah banyak sembari berjoget bersama Valen.

Netizen menyoroti status Yudi sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Yudi Pratama langsung memberikan klarifikasi tegas untuk meluruskan narasi yang beredar luas di publik.

Penjelasan Yudi Pratama Mengenai Aksi Sawer Uang di Panggung

Yudi Pratama mengonfirmasi bahwa dirinya memang merupakan mitra MBG yang bernaung di bawah Yayasan Fatimah Maju Bersama.

Namun, ia menekankan bahwa aksi sawer uang tersebut dilakukan atas nama pribadi dan bisnis emas miliknya, BM Emas.

Ia menyatakan bahwa dukungannya terhadap Valen DA sudah dilakukan jauh sebelum dirinya bergabung menjadi mitra program gizi nasional.

"Saya spontanitas saja karena sejak awal saya support kegiatan Valen," ujar Yudi saat dikonfirmasi media pada Kamis (26/3/2026).

Yudi juga menjamin bahwa uang saweran tersebut berasal dari kantong pribadi hasil bisnis yang telah lama ia tekuni.

"Uang saweran tidak ada kaitannya dengan SPPG. Jauh sebelum menjadi mitra SPPG, saya sudah menekuni bisnis," tegasnya kembali.

Baca juga: Klarifikasi Lengkap Hendrik Irawan MBG, Minta Maaf Usai Video Joget Pamer Rp6 Juta Viral

Hadir Sebagai Undangan Sponsor Melalui Bisnis Emas

Status kehadiran Yudi dalam konser tersebut bukanlah sebagai penonton biasa, melainkan tamu undangan resmi dari pihak panitia.

Bisnis emas miliknya, Bersaudara Mas (BM) Emas, tercatat sebagai salah satu sponsor utama dalam acara yang menyedot perhatian warga Madura.

Yudi menyayangkan adanya narasi negatif yang mencoba menghubungkan perilaku spontannya dengan tanggung jawabnya sebagai mitra pemerintah.

"Kalau viral begini, saya jadi ragu untuk support kegiatan lagi," tambah Yudi yang merasa status profesionalnya ikut terseret.

Sementara itu, Pihak penyelenggara melalui perwakilan kru EO Pamekasan Kreatif, Kiswanto Ferdian, turut memberikan keterangan terkait insiden tersebut.

Kiswanto menyatakan bahwa panitia sebenarnya sudah mensosialisasikan larangan aksi sawer selama konser berlangsung kepada para penonton.

Namun, ia memberikan pengecualian posisi Yudi Pratama yang hadir sebagai representasi sponsor dari BM Emas di area VIP.

"Yudi Pratama bukan penonton tapi undangan karena salah satu sponsor dari BM Emas," jelas Kiswanto kepada awak media.

Aksi tersebut dinilai murni karena euforia mendadak saat Valen menyanyikan lagu yang sama ketika ia mengikuti audisi dahulu.

Panitia memastikan bahwa secara umum tata tertib acara sudah dijalankan, namun antusiasme massa memang sulit dibendung saat itu. (Sumber : Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.