TRIBUNMANADO.CO.ID - Dana senilai Rp 2,9 miliar dikucurkan untuk pengerjaan jalan kebun Ampera di Desa Moyag Bersatu.
Desa Moyag bersatu terletak di Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, Sulut.
Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan merekonstruksi Jalan Kebun Ampera segera dimulai.
Proyek jalan kebun Ampera ini akan dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2026 dengan nilai mencapai Rp 2,9 miliar.
Pelaksana proyek yaitu PT Tata Tou Nustar.
Jalan sepanjang 0,553 kilometer ini akan dikerjakan selama 180 hari kalender.
Proyek tersebut ditargetkan selesai pada 4 September 2026.
Untuk memastikan kualitas pekerjaan, Dinas PUPR menunjuk CV. Musfar Consultant sebagai konsultan pengawas dengan nilai kontrak Rp 99,749 juta.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu, Haris Momintan menegaskan proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik.
Melainkan komitmen pemerintah menghadirkan infrastruktur yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Rekonstruksi Jalan Kebun Ampera diharapkan mampu menopang ketahanan pangan sekaligus memperlancar mobilitas warga dalam beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan akan dilakukan secara ketat agar pekerjaan sesuai spesifikasi dan hasilnya berkualitas.
“Kami ingin proyek ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang," tegasnya.
"Konsultan pengawas akan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana, sehingga masyarakat bisa merasakan hasilnya secara nyata,” ujarnya lagi.
Bagi masyarakat Moyag Tampoan, proyek ini bukan hanya soal jalan mulus.
Jalan yang baik berarti perjalanan anak-anak ke sekolah lebih aman, biaya angkut hasil pertanian lebih murah, dan harga komoditas lebih stabil di pasar.
Selama bertahun-tahun, warga harus berjuang melewati jalan yang becek saat hujan dan berdebu saat kemarau.
Banyak petani mengeluh hasil panen mereka terlambat sampai ke pasar karena akses yang sulit.
Dengan adanya rekonstruksi ini, mereka melihat secercah harapan baru.
(TribunManado.co.id/Nie)