Akses Transportasi Makin Mudah, Integrasi Angkutan Trans Banyumas-Stasiun Purwokerto Resmi Dibuka
muh radlis March 28, 2026 07:09 AM

TRIBUNJATENG, PURWOKERTO - Masalah klasik "last mile" atau akses lanjutan bagi penumpang kereta api di Stasiun Purwokerto kini mulai terjawab.

Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto resmi mengintegrasikan layanan Trans Banyumas langsung ke kawasan stasiun melalui pintu barat, Jumat (27/03/2026).

Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas antarmoda transportasi, khususnya bagi ribuan penumpang yang setiap hari keluar-masuk Stasiun Purwokerto.

Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Mohamad Arie Fathurrochman mengatakan, integrasi ini merupakan upaya nyata meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama pelanggan kereta api.

"Ini langkah positif untuk memberikan kemudahan akses transportasi lanjutan yang terintegrasi bagi masyarakat," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada hari biasa, volume penumpang di Stasiun Purwokerto mencapai sekitar 10.000 orang per hari, masing-masing 5.000 penumpang berangkat dan datang.

Namun, saat masa puncak seperti Angkutan Lebaran, jumlah tersebut melonjak hingga 20.000 penumpang per hari.

Dengan tingginya mobilitas tersebut, kehadiran Trans Banyumas yang terhubung langsung dengan stasiun diharapkan mampu mengurai kepadatan serta mempermudah mobilitas penumpang.

Baca juga: Enam Pilihan Kuliner  di Pasar Johar Semarang, Selain Nagih, Rasanya Bikin Nostalgia Masa Kecil

Tak hanya integrasi transportasi, KAI juga melakukan peningkatan fasilitas dengan memperluas area parkir di sisi barat stasiun. Area tersebut kini mampu menampung hingga 200 mobil dan 250 sepeda motor.

"Penambahan kapasitas parkir ini seiring dengan meningkatnya volume penumpang," kata Arie.

Peresmian dilakukan oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama jajaran KAI dan Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, ditandai dengan prosesi pengguntingan pita.

Mulai Sabtu (28/03/2026), layanan Trans Banyumas resmi beroperasi setiap hari pukul 05.00 WIB hingga 20.00 WIB melalui pintu barat Stasiun Purwokerto.

Adapun layanan yang terintegrasi mencakup tiga koridor utama. Koridor 1 melayani rute Ajibarang–Pasar Pon–Stasiun Purwokerto–SMAN 1 Purwokerto, yang terhubung dengan Koridor 2 menuju Unsoed, Baturraden, Patikraja hingga kawasan kota seperti Alun-alun dan Menara Pandang.

Koridor 3A menghubungkan Terminal Bulupitu hingga kawasan kampus seperti Unwiku, Dukuhwaluh, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), hingga kembali ke terminal.

Sementara Koridor 3B melayani rute dari UMP menuju Stasiun Purwokerto hingga Terminal Bulupitu, sekaligus terintegrasi dengan Trans Jateng ke arah Purbalingga serta Koridor 4 menuju Kota Lama Banyumas.

Untuk mendukung kemudahan akses, masyarakat dapat memantau posisi bus secara real-time melalui aplikasi Mitra Darat maupun papan elektronik di area drop off. Waktu tunggu antarbus berkisar antara 15 hingga 20 menit.

Dari sisi pembayaran, seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu e-toll atau QRIS dari berbagai e-wallet. Tarif umum ditetapkan sebesar Rp3.900, sedangkan tarif khusus Rp2.000 bagi pelajar, mahasiswa, lansia, dan disabilitas dengan kartu terdaftar.

Sepanjang tahun 2025, Trans Banyumas telah melayani lebih dari 2 juta penumpang. Sementara hingga 26 Maret 2026, jumlah pengguna tercatat mencapai 541.051 penumpang dengan tingkat keterisian di atas 70 persen.

Integrasi ini diharapkan menjadi solusi transportasi publik yang lebih efisien, nyaman, serta mendorong masyarakat beralih ke angkutan umum di Kabupaten Banyumas. (Permata Putra Sejati)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.