Viral Peras Penumpang dengan Harga Selangit, 4 Calo Tiket di Eks Terminal Terboyo Diciduk Polisi
Rustam Aji March 28, 2026 12:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Praktik percaloan tiket bus di kawasan Eks Terminal Terboyo, Kota Semarang, kembali memicu kemarahan publik setelah aksinya viral di media sosial.

Merespons laporan warga yang resah akibat harga tiket yang melonjak tidak wajar, Unit Lalu Lintas Polsek Genuk bergerak cepat mengamankan empat orang calo pada Jumat (27/3/2026).

Keempat pelaku yang kerap beroperasi di kawasan Simpang Terboyo tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Genuk untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh unit Reserse Kriminal (Reskrim).

Kanit Lantas Polsek Genuk, Iptu Bambang Triyono, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang merasa dirugikan oleh ulah para calo tersebut.

"Begitu ada laporan, piket lantas langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku yang meresahkan calon penumpang bus," ujar Iptu Bambang.

Modus Harga Selangit di Terminal Bayangan

Berdasarkan pemeriksaan awal, para calo ini mengincar penumpang yang enggan menuju terminal resmi seperti Mangkang.

Mereka memanfaatkan status Eks Terminal Terboyo sebagai "terminal bayangan" untuk menjual tiket dengan mark-up harga hingga 50–100 persen dari tarif resmi atau tuslah.

Baca juga: Duet Anyar Thaufan-Beto Siap Meledak, PSIS Semarang Usung Misi Wajib Menang Demi Hindari Degradasi

Selain harga yang melambung, para pelaku juga kerap memberikan tiket "polosan" tanpa stempel resmi perusahaan bus.

Tiket ilegal ini sangat berisiko bagi penumpang karena berpotensi ditolak oleh kru bus saat perjalanan.

Viral di Media Sosial

Situasi di Terboyo ini menjadi sorotan tajam setelah akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang mengunggah pengalaman seorang ibu yang hendak menuju Rembang.

Penumpang tersebut nyaris tertipu setelah diminta membayar tiket sebesar Rp95.000 per orang di muka.

Unggahan yang disertai kritik sosial "Di mana pemerintah?" tersebut memicu gelombang komentar negatif dari netizen yang merasa praktik ilegal ini terus berulang tanpa solusi permanen di kawasan Semarang Utara tersebut.

Imbauan Polisi Menjelang Mudik Pihak kepolisian berharap penangkapan ini memberikan efek jera, terutama menjelang lonjakan arus mudik.

Baca juga: Info Harga Tiket dan Fasilitas Taman Botani Baturraden, Ada Jembatan Kaca

Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dan tidak tergoda oleh tawaran tiket di pinggir jalan yang tidak jelas sumbernya.

"Kami harapkan ada efek jera. Para pemudik kami minta lebih berhati-hati, cek harga tiket sesuai tuslah di agen resmi, atau lebih baik gunakan terminal resmi dan aplikasi pembelian tiket online yang sudah tersedia," tegas Iptu Bambang.

Polsek Genuk memastikan akan terus melakukan pengawasan di titik-titik rawan percaloan guna menjamin kenyamanan dan keamanan para pengguna transportasi umum di Kota Semarang. (rez)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.