Viral Anak-anak di Kalbar Minta Dedi Mulyadi Jadi Gubernurnya Perbaiki Jalan Rusak
Hilda Rubiah March 28, 2026 01:43 PM

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video anak-anak di Kalimantan Barat (Kalbar) meminta Gubernur-nya ditukar dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, viral di media sosial.

Permintaan anak-anak tersebut sebagai bentuk kritikan terhadap Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan pemerintah di wilayahnya.

Sejumlah anak-anak itu bahkan menyebut Gubernur mereka molor hingga pingsan, karena abai terhadap kerusakan infrastruktur masyarakat.

Karena hal itu, mereka meminta agar Gubernur Kalimantan Gubernur diganti oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Mereka meminta agar Dedi Mulyadi menggantikan kepemimpinan di wilayahnya cukup 2 bulan untuk bisa memperbaiki jalan di desa mereka.

Kejujuran dan kepolosan anak-anak tersebut sontak menuai sorotan dari warganet.

Baca juga: Raffi Ahmad Puji Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Penataan Infrastruktur dan Kawasan Wisata

Mereka berdiri dan bermain di tengah jalan rusak yang berlumpur sembari menyampaikan keluhan dan mengungkap kondisi jalan di daerahnya itu yang cukup memprihatinkan.

Diketahui video anak-anak itu dibagikan akun Instagram Elisabet Murni hingga beredar viral.

Diketahui jalan rusak yang mereka perlihatkan itu berada di Jalan Poros SP-3 Bedayan, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Dalam video tersebut, sekelompok anak-anak itu mulanya mereview bahwa jalan di desa mereka rusak.

“Kami ingin menyampaikan jalan kami yang becek, lecut karena Gubernur kami itu kerjanya molor, tidur, pingsan,” ujar salah satu anak.

Kemudian anak lainnya menyahut bahwa Gubernur mereka juga hanya mementingkan diri sendiri dibanding mementingkan masyarakat.

Mereka pun menyebut bahwa Gubernur Kalbar yang saat ini dijabat Ria Norsan itu terasa sia-sia.

Karena hal itu, anak-anak itu berharap dan meminta agar Dedi Mulyadi mau menggantikan gubernurnya.

“Mending Kang Dedi yang jadi Gubernur dua bulan,” seloroh salah satu anak.

Selain anak-anak tersebut, sebelumnya video warga Kalbar yang yang juga diunggah  akun Instagram Elisabet Murni itu viral.

Pemilik akun tersebut aktif membagikan konten menyuarakan kerusakan jalan di Jalan Poros SP-3 Bedayan, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
 
Dari unggahan di akun tersebut, terlihat jalan penuh lumpur tinggi dan tak beraspal, mobil offroad pun terekam kesulitan untuk melintas.
 
Sembari berusaha menggunakan Bahasa Sunda, perekam berseloroh meminta bisa menukar gubernur mereka dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Aku mau minta tolong KDM, Gubernur Jawa Barat untuk pindah ke Kalimantan Barat, kan kita berhubungan sama-sama Barat,” ujar perekam.

Ia berharap Dedi Mulyadi menjadi Gubernurnya meski hanya dua bulan yang menurutnya cukup untuk bisa memperbaiki jalan mereka yang rusak.

Perekam itu juga menyinggung selama kepemimpinan di wilayahnya, jalanan mereka nyaris tak tersentuh perbaikan dan dinilai tak memperhatikan jalan.

Baca juga: Respons Dedi Mulyadi Soal Maraknya Pungli di Pantai saat Libur Lebaran, Beri Sindiran Keras

Warga Tangerang Minta Bantuan Dedi Mulyadi

Keluhan serupa juga sebelumnya dirasakan warga Tangerang, Banten. Mereka meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal jalan rusak.

Warga Jalan Raya Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menggelar demo protes jalan rusak.

Dalam video viral itu memperlihatkan sejumlah warga menggelar demo sembari membawa spanduk berisi tulisan protes jalan rusak.

Namun, hal yang menjadi sorotan adalah salah satu spanduk protes berisikan warga meminta tolong kepada Dedi Mulyadi.

Bukannya meminta tolong kepada Gubernur Banten Andra Soni, warga Pakuhaji, Kabupaten Tangerang itu justru meminta tolong kepada Gubernur Jawa Barat.

Sontak tulisan spanduk warga Tangerang yang protes jalan rusak dan malah meminta tolong ke Dedi Mulyadi itu menjadi sorotan warganet.

Sontak tulisan spanduk warga Tangerang yang protes jalan rusak dan malah meminta tolong ke Dedi Mulyadi itu menjadi sorotan warganet.

Video viral itu dibagikan akun Instagram abouttg, dikutip Tribunjabar.id, Selasa (24/2/2026).

Dalam keterangan video warga menggelar aksi demo soal jalan rusak itu terjadi di Jalan Raya Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (22/2/2026) pukul 17.00 WIB.

Diketahui aksi demo itu lantaran masyarakat Kabupaten Tangerang yang sangat prihatin dengan kondisi jalan rusak parah dan dipenuhi lumpur saat hujan.

Masyarakat juga protes karena Jalan Raya Pakuhaji menjadi akses di utara Tangerang, selain rusak juga sering terganggu kemacetan akibat truk yang parkir.

Baca juga: Dedi Mulyadi Bocorkan Proyek Strategis Pembangunan Jalan Leucir Tahun Anggaran 2026

Dalam spanduk protes itu berisi warga mengingatkan soal Perbup No. 12 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2018 tentang Pembatasan Waktu Operasional Mobil Barang pada Ruas Jalan di Wilayah Kabupaten Tangerang PPID Kabupaten Tangerang.

Hal yang menarik perhatian, warga juga memajang spanduk berisikan tulisan meminta tolong kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Pada spanduk itu memperlihatkan foto Dedi Mulyadi bertuliskan “Kang Dedi tolong ke Banten jalan raya Tangerang utara sudah hancur.”

Kini, video viral itu menyita perhatian warganet. Tak sedikit yang memberikan beragam komentar menyindir pemerintah Tangerang hingga Gubernur Banten.

Hingga sebagian warganet membanding-bandingkan kinerja Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang gencar melakukan perbaikan jalan di wilayahnya.

Bahkan ada juga warganet yang menyindir agar wilayah Banten kembali bersatu dengan Jawa Barat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.