Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penampilan gemilang Beckham Putra Nugraha saat membela Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis menjadi momen emosional bagi keluarganya.
Dua gol yang dicetak pemain Persib Bandung tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026), bukan hanya membantu kemenangan Timnas Indonesia di babak semifinal FIFA Series 2026.
Tetapi juga menjadi jawaban atas berbagai hujatan di media sosial yang kerap kali diterima Beckham, sebelum pertandingan berlangsung bersama Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.
Ayahanda Beckham, Budi Nugraha mengaku bangga sekaligus terharu dengan performa putranya. Dirinya menilai dua gol yang dicetak pada menit ke-15 dan 25 itu, menjadi moment pembuktian putranya.
"Saya pribadi dan keluarga melihat perfoma Beckham sangat luar biasa. Karena ditengah dengan banyaknya cacian di medsos, dia bisa menjadikan itu sebagai motivasi," ujarnya kepada Tribun Jabar, Sabtu (28/3/2026).
Budi menceritakan, sebelum pertandingan berlangsung, Beckham sempat meminta doa restu. Momen itu, kata Budi, membuatnya tersentuh, mengingat hujatan yang diterima putranya sudah menyentuh hal-hal personal.
"Sebelum pertandingan, Beckham sempat minta doanya ke saya. Saya di situ sampai nangis, dan di situ saya ngomong ke Beckham 'Papa nyerih hate (sakit hati), buktikan'," katanya.
"Saya ngomong seperti itu kerena sakit hati. Kalau kritik permainan itu okay lah, sudah biasa, wajar dan itu engga apa. Tapi ini hujatan yang sudah menyangkut rasis, fisik, dan lainnya," ucapnya.
Namun meskipun begitu, Budi menilai mental Beckham cukup kuat menghadapi tekanan tersebut. Dirinya pun berharap putranya terus fokus memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingannya.
"Kalau dari Beckhamnya mentalitinya kuat, dia tidak mempermasalahkan. Kalau kata orang sunda mah 'tong dipikiran'. Tapi tetep, saya sekeluarga sakit hati mendengar cacian hujatan sepert itu," ujarnya.
Di sisi lain, Budi berpesan kepada putranya agar kemenangan atau prestasi kemarin tidak membuat Beckham merasa puas diri. Sebab menurutnya, perjalanan Beckham masih sangat panjang.
Terlebih, setelah kemenangan melawan Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia akan kembali bertanding dan menghadapi Timnas Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin (30/3/2026).
"Kalau saya pribadi, mau main atau tidak itu tergantung taktikal pelatih. Yang penting, saya pribadi berpesan, mau jadi pemain starter utama atau penganti, Beckham harus bisa maksimalkan," katanya.
"Maksimalkan main, mudah-mudahan Beckham apa bisa menampilkan permainan terbaiknya. Kalau harapan saya bisa mencetak gol lagi. Kalaupun tidak mencetak gol, yang penting dia main bagus aja," ucapnya.