TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Aksi pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat mobil luar Jakarta di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat tiga orang tak dikenal (OTK) memaksa meminta uang hingga merampas kartu uang elektronik yang berada di dashboard mobil korban.
Akai tersebut langsung menuai kecaman warganet dan membuat resah warga, khususnya para pendatang.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKPB Dhimas Prasetyo memastikan pihaknya kini tengah memburu tiga pelaku pemalakan itu.
“Saya sudah perintahkan anggota untuk cek,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).
Ia menegaskan, kasus ini tidak akan dibiarkan dan akan diproses secara serius.
“Saya perintahkan untuk menindaklanjuti adanya kejadian tersebut,” ujarnya.
Adapun aksi pemalakan itu terjadi pada Jumat (27/3/2026) sore sekira pukul 17.00 WIB saat korban bernama Arip tengah menepi di pinggir jalan untuk membuka aplikasi penunjuk arah.
Dalam keterangannya, ia didatangi pelaku yang mempermasalahkan pelat mobil D yang berasal dari luar Jakarta.
“Mereka mempermasalahkan pelat mobil kami yang luar Jakarta, lalu meminta uang lewat,” ujarnya.
Tak hanya meminta uang, pelaku juga merampas kartu e-money yang berada di dashboard mobil korban.
Saat berusaha mengambil kembali barang miliknya, Arip justru mendapat ancaman kekerasan.
“Ketika saya coba ambil lagi e-money saya, mereka ngancam mau mukulin,” kata Arip.
Pelaku pun berdalih, pungutan tersebut sebagai ‘uang wilayah’ yang harus dibayarkan.
Peristiwa itu kemudian direkam dan diunggah korban ke media sosial hingga viral dan menuai perhatian publik.