TRIBUNMANADO.CO.ID - Manado akan menjadi tuan rumah Paskah gereja-geteja di Sulawesi Utara yang akan dipusatkan di Kawasan Megamas Manado, Rabu 8 April 2026.
Terkait itu, pengusaha sekaligus orang dekat Hashim Djojohadikusumo, Engel Glendy, menegaskan bahwa Hashim Djojohadikusumo dipastikan akan hadir di Manado, Sulawesi Utara pada pelaksanaan Paskah dimaksud dengan agenda mulai pukul 09.00 WITA.
Kehadiran Hashim nantinya mewakili Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka menghadiri acara Paskah.
Engel Glendy menyebut, kehadiran Hashim merupakan bentuk kepedulian terhadap Sulawesi Utara yang juga merupakan kampung halamanya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh rincian serta rundown kegiatan selama di Manado telah disampaikan kepada Hashim.
Di tengah kesibukannya sebagai utusan khusus Presiden RI, Hashim memastikan diri untuk hadir dan menyukseskan acara rohani tersebut.
“Pak Hashim dan Pak Prabowo cinta Sulut. Kehadiran beliau ini demi memuliakan nama Tuhan Yesus. Karena itu, diharapkan seluruh aliran gereja dapat bersatu menyambut beliau sebagai putra Kawanua yang berinisiatif mencetuskan ide memuji nama Tuhan di Sulawesi Utara,” ujar Engel kepada Tribunmanado.co.id, Sabtu 28 Maret 2026.
Ia juga menambahkan bahwa sejumlah menteri serta pejabat tinggi nasional dipastikan akan turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut.
Acara ini disebut sebagai inisiatif pribadi Hashim Djojohadikusumo yang dilandasi kepedulian terhadap masyarakat Sulawesi Utara sekaligus panggilan iman Kristennya.
Sementara itu, Ketua Panitia Paskah Nasional Sulawesi Utara, Recky Langie, menyatakan bahwa pihak panitia telah siap menyelenggarakan acara besar tersebut.
Termasuk di dalamnya pengaturan rekayasa lalu lintas, mengingat kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 50 ribu peserta dari berbagai gereja di Sulawesi Utara maupun dari seluruh Indonesia.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Utara karena dipercayakan oleh utusan khusus Presiden RI, Pak Hashim Djojohadikusumo, serta Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bentuk kepedulian terhadap umat Kristen dan kampung halaman tercinta,” ungkap Recky.
Panitia juga memastikan bahwa koordinasi teknis telah dilakukan bersama pihak kepolisian, termasuk Kapolda Sulawesi Utara dan Forkopimda, guna menjamin kelancaran dan keamanan acara.
Masyarakat diajak untuk bersama-sama mendukung dan menghadiri kegiatan ini sebagai momentum kebersamaan dalam memuliakan nama Tuhan serta membawa kebaikan bagi daerah Sulawesi Utara.(ndo)