24 Jemaah Umrah Selamat dalam Kebakaran Bus, Terkuak Sosok Penyelamatnya
Kiki Novilia March 28, 2026 09:19 PM

Tribunlampung.co.id, Mekkah - Sebanyak 24 jemaah umrah asal Indonesia selamat setelah bus yang ditumpangi mengalami kebakaran saat melaju dari Mekkah menuju Madinah, Kamis (26/3/2026) malam. 

Para jemaah umrah berhasil selamat tanpa luka maupun cedera. Hal ini berkat kesigapan sang pengemudi yang minta seluruh jemaah turun dan menyelamatkan diri saat mendapati kondisi yang tidak beres. 

"Pengemudi bus sempat menghentikan kendaraan agar seluruh jemaah dapat turun untuk menyelamatkan diri," ucap Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Heni Hamidah, dikutip dari TribunMedan, Sabtu (28/3/2026).

Insiden ini terjadi saat bus sudah mendekati kota tujuan, tepatnya sekitar 50 kilometer sebelum memasuki Madinah, sesaat setelah melewati titik pemeriksaan terakhir.

Namun, secara tiba-tiba bagian ban belakang bus mendadak pecah. Tak lama berselang, gumpalan asap mulai muncul dari bagian depan kendaraan, menandakan kondisi yang tidak beres.

Baca juga: Penyebab Bus Jemaah Umrah Terbakar Sebelum Masuk Madinah, Gumpalan Asap Muncul

Sang sopir meminta seluruh penumpang turun supaya menyelamatkan diri.

Nahas, sesaat setelah seluruh penumpang berhasil menapakkan kaki di luar bus, api mulai menjalar dari bagian belakang dan dengan cepat melalap seluruh badan bus.

Si jago merah menghanguskan segala yang ada di dalamnya, termasuk koper dan barang-barang pribadi milik jemaah yang tak sempat diselamatkan.

Meski begitu, seluruh penumpang berhasil selamat, tanpa ada luka. 

"Seluruh jemaah WNI dinyatakan selamat dan tidak ada korban jiwa atau luka. Mereka semua telah dievakuasi dengan bus pengganti. Saat ini semua Jemaah dalam keadaan sehat dan telah tiba di Madinah," kata dia. 

Kompensasi Jemaah

Menyikapi musibah ini, Kementerian Luar Negeri melalui Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah, pemerintah terus menjalin komunikasi intensif dengan otoritas Arab Saudi serta pihak agen perjalanan (travel).

Fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi jemaah tetap stabil dan mengurus hak-hak mereka yang hilang akibat kebakaran tersebut.

"Guna memastikan penanganan lanjutan bagi para jemaah, termasuk permintaan kompensasi barang bawaan jemaah yang hangus terbakar dalam insiden tersebut," tambah Heni.

Kini, ke-24 jemaah tersebut dilaporkan telah berada di Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah mereka dalam kondisi sehat walafiat, meski harus merelakan barang bawaan yang hilang dalam peristiwa tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.