Main Air Sepuasnya Hanya Rp10.000, Pemandian Lubuk Minturun Jadi Primadona Wisata Murah di Padang
Rezi Azwar March 28, 2026 08:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bagi warga Kota Padang yang tengah mencari destinasi liburan akhir pekan tanpa harus merogoh kocek dalam, Pemandian Lubuk Minturun bisa menjadi pilihan utama.

Destinasi wisata air yang terletak di Kecamatan Koto Tangah ini kembali menggeliat dan diserbu pengunjung dari berbagai kalangan usia pada Sabtu (28/3/2026).

Pantauan di lokasi pada siang hari menunjukkan suasana yang sangat hidup, di mana air sungai tampak begitu jernih dan dangkal, sehingga aman bagi anak-anak untuk bermain.

Lubuk Minturun telah lama menjadi destinasi pelarian favorit bagi warga Kota Padang maupun wisatawan yang baru mendarat di Sumatera Barat.

Baca juga: Lubuk Minturun Padang Kembali Ramai, Tawarkan Wisata Air Segar dengan Tarif Bersahabat

Dikenal dengan air sungainya yang jernih dan udara perbukitan yang sejuk, lokasi ini sangat mudah diakses baik dari pusat kota maupun dari bandara.

Jika Anda baru saja tiba di Bandara Internasional Minangkabau dan ingin langsung merasakan kesegaran air pegunungan, rute ini hanya memakan waktu sekitar 30 menit.

Ikuti jalan utama bandara menuju arah Kota Padang. Anda akan melewati jalan lintas yang cukup panjang sebelum bertemu dengan jalur By Pass.

Tetaplah di jalur By Pass menuju selatan. Anda tidak perlu masuk ke pusat kota, sehingga bisa menghindari kemacetan di area pasar atau pemukiman padat.

Baca juga: Arus Lalin Tersendat di Simpang MTsN Ganting Padang Panjang, Polisi: Imbas Bus Menanjak Pelan

Cari persimpangan masuk menuju Jalan Raya Air Dingin atau Simpang By Pass Lubuk Minturun dekat Aciak Mart Lubuk Minturun.

Diperkirakan dari Aciak Mart berjarak 2,3 kilometer atau memakan waktu kurang lebih 7 menit di waktu normal.

Keunikan Payung Warna-Warni dan Fasilitas Bermain

PEMANDIAN LUMIN- Warga berenang dengan menggunakan ban dalam di aliran sungai Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2026).
PEMANDIAN LUMIN- Warga berenang dengan menggunakan ban dalam di aliran sungai Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2026). (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Salah satu daya tarik utama yang mencuri perhatian adalah hadirnya puluhan payung warna-warni yang berjejer rapi di depan kedai-kedai milik pedagang di tepi sungai.

Payung-payung ini tidak hanya berfungsi sebagai peneduh dari terik matahari, tetapi juga memberikan kesan estetik bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati aliran air.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi saat ke Payakumbuh dan Lima Puluh Kota

Bagi keluarga yang membawa anak-anak, tersedia penyewaan ban dalam atau benen dengan tarif yang sangat ramah di kantong, yakni hanya Rp10.000 saja sepuasnya.

Keceriaan pun pecah saat anak-anak terlihat tertawa riang sambil mendayung benen mereka mengikuti arus sungai yang segar di bawah pengawasan orang tua.

Akses Gratis dan Kuliner Rakyat yang Terjangkau

PEMANDIAN LUMIN- Dua orang anak menikmati aliran sungai Lubuk Minturun dengan menaiki ban dalam di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2026).
PEMANDIAN LUMIN- Dua orang anak menikmati aliran sungai Lubuk Minturun dengan menaiki ban dalam di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2026). (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Eva Herlina, salah seorang pengunjung yang datang bersama buah hatinya, mengaku sangat senang memilih Lubuk Minturun sebagai lokasi berlibur karena aksesnya yang terjangkau.

"Asyik sekali membawa anak liburan ke sini. Selain airnya yang segar dan jernih, masuk ke lokasi pemandian ini juga gratis," ujar Eva saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, pengunjung hanya perlu memikirkan biaya parkir dan jajan saja, karena beragam kuliner rakyat tersedia lengkap dengan harga yang relatif murah.

Baca juga: 5 Destinasi Wajib Dikunjungi di Tanah Datar, Perpaduan Wisata Budaya dan Alam Minangkabau

Di meja-meja kayu bawah payung, terlihat pengunjung menikmati jajanan khas seperti kerupuk mie, Pop Mie, aneka gorengan hangat, hingga aneka minuman dingin.

Bagi pengendara, urusan parkir pun tidak menjadi beban. Tarif parkir sepeda motor hanya dikenakan Rp2.000, sementara untuk kendaraan roda empat atau mobil hanya Rp5.000 saja.

Suasana Sejuk yang Cocok untuk Berswafoto

PEMANDIAN LUMIN- Warga berenang di aliran sungai Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2026).
PEMANDIAN LUMIN- Warga berenang di aliran sungai Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2026). (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Ardi, pengunjung lainnya, menuturkan bahwa selain bermain air, suasana sore di Lubuk Minturun sangat sejuk dan cocok bagi mereka yang gemar berswafoto.

"Sore hari di sini suasananya sejuk sekali. Untuk berfoto juga bagus karena ada latar belakang payung warna-warni dan pemandangan perbukitan di kejauhan," kata Ardi.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Pungli Viral di Tepi Pantai Padang hingga Nekat Minta Uang Pengunjung

Meski di beberapa sudut masih terlihat kayu gelondongan sisa banjir akhir tahun lalu dan adanya alat berat yang bekerja memperbaiki aliran, hal itu tidak menyurutkan antusiasme warga.

Bagi warga Padang, Lubuk Minturun tetap menjadi primadona wisata murah meriah yang menawarkan kesegaran alami di tengah hiruk-pikuk rutinitas harian. (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.