Update Arus Balik Ketapang-Bali: Baru 47 Persen Pemudik yang Kembali
Cak Sur March 28, 2026 08:32 PM

 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Menjelang puncak arus balik pada 28-29 Maret 2026, jumlah pemudik yang kembali ke Bali belum mencapai separuh dari total arus mudik lalu.

ASDP Indonesia Ferry mencatat baru sekitar 47 persen, atau 242.164 orang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), menuju Gilimanuk, Bali hingga Jumat (27/3/2026).

Wakil Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Yossianis Marciano, menyebut jumlah kendaraan yang kembali juga baru mencapai 46 persen atau sebanyak 75.501 unit.

Skenario Kapal dan Prioritas Kendaraan

Menghadapi potensi lonjakan penumpang pada Sabtu dan Minggu, ASDP telah menerapkan skenario operasional padat di pelabuhan.

Berikut adalah langkah strategis yang diambil untuk mengurai kepadatan:

  • Operasi kapal ditambah dari 28 unit menjadi 30 unit pada kondisi ramai-padat.
  • Penambahan hingga 40 kapal disiapkan jika eskalasi meningkat ekstrem, terutama pada malam hari.
  • Prioritas penyeberangan diberikan untuk roda dua, mobil pribadi, dan bus penumpang.
  • Kendaraan truk besar diimbau untuk sementara berhenti di kantong parkir yang tersedia.

Yossianis memprediksi jumlah kendaraan yang menyeberang pada Sabtu ini bisa menembus angka 20 ribu unit, mengingat tradisi Lebaran Ketupat telah usai.

Data Pergerakan Penumpang Jawa-Bali

Secara kumulatif, pergerakan penumpang di lintasan Jawa-Bali sejak H-10 hingga H+5 mencapai 1.140.238 orang.

Angka ini menunjukkan sedikit penurunan sekitar 1 persen, dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Namun, total kendaraan justru mengalami kenaikan tipis sekitar 1 persen dengan jumlah mencapai 326.264 unit.

Konteks Jalur Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

Lintasan Ketapang-Gilimanuk merupakan nadi utama transportasi darat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.

Setiap musim Lebaran, jalur ini menjadi titik krusial, karena melayani ribuan pekerja sektor pariwisata dan informal yang kembali ke Bali setelah mudik.

Ketersediaan kantong parkir (buffer zone) di jalur menuju pelabuhan, menjadi kunci utama untuk mencegah kemacetan panjang di jalan protokol Banyuwangi.

Imbauan untuk Pemudik

ASDP mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal kepulangan, agar tidak terjebak dalam satu waktu yang bersamaan.

Manfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi yang memungkinkan, guna menghindari kepadatan di puncak arus balik.

Pastikan tiket penyeberangan sudah dipesan melalui aplikasi Ferizy minimal H-1 sebelum keberangkatan, untuk mempercepat proses masuk pelabuhan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.