Kepala staf Israel memperingatkan bahwa militer berada di ambang kehancuran.
Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan ke para menteri bahwa dirinya mengangkat 10 bendera merah.
Peringatan ini disampaikan di tengah tekanan berat akibat perang multi-front yang terus berlangsung.
"Saya mengangkat 10 bendera merah," keluh Zamir.
Zamir mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret.
Termasuk mengesahkan undang-undang yang telah lama tertunda.
Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk mengurangi beban militer.
Mengingat, pasukan Israel kini mengalami kelelahan akibat konflik berkepanjangan.
Zamir memperingatkan, pasukan cadangan yang direkrut tidak akan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Ia keras mengkritik pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Zamir menilai, Netanyahu gagal mengatasi masalah struktural seperti kebijakan wajib militer.
Selain itu, Zamir memperingatkan, intensifikasi kekerasan di Tepi Barat memaksa pasukan pendudukan Israel untuk mengerahkan unit tambahan di kawasan.
Menurutnya, hal tersebut semakin memperberat beban personel yang sudah kewalahan.
Terkait hal itu, PM Benjamin Netanyahu membuka suara.
Netanyahu mengaku akan menyiapkan rencana untuk memperpanjang wajib militer.