Sempat Vakum, Wisata Kolam Blangtasik Gayo Lues Kembali Ramai Pengunjung
Nurul Hayati March 28, 2026 11:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Edi Laber

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Setelah sempat vakum dan kurang diminati akibat minim perawatan, objek wisata Kolam Blangtasik di Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, kini kembali menggeliat dan ramai dikunjungi wisatawan lokal, Sabtu (28/3/2026).

Momentum libur Idulfitri 1447 Hijriah menjadi titik kebangkitan destinasi wisata alam tersebut.

Menjelang berakhirnya masa liburan, sebelum aktivitas sekolah kembali normal, masyarakat memanfaatkan waktu bersama keluarga dengan berwisata ke alam terbuka.

Tak hanya warga setempat, para pemudik yang pulang ke kampung halaman juga turut meramaikan kawasan ini, menjadikannya salah satu pilihan favorit untuk mengisi sisa libur Lebaran.

Lokasinya yang relatif dekat dari pusat Kota Blangkejeren menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya jumlah kunjungan.

Selain akses yang mudah, suasana asri dengan rimbunan pepohonan pinus menghadirkan kesejukan alami yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Di lokasi tersebut, pengunjung terlihat menikmati waktu bersantai bersama keluarga.

Mereka menggelar tikar di bawah rindangnya pohon pinus, sambil menikmati hidangan sederhana seperti bakar ayam atau ikan sebagai santapan kebersamaan.

Riski Hidayat, wisatawan asal Kecamatan Rikit Gaib, mengaku sengaja memilih Kolam Blangtasik sebagai lokasi liburan keluarganya.

“Di sini suasananya teduh dan tidak panas. Anak-anak juga nyaman bermain. Cocok untuk kumpul keluarga, bahkan bisa sekalian bakar-bakar,” ujarnya.

Para wisatawan tampak memadati destinasi wisata Kolam Blangtasik menjelang berakhirnya masa liburan Lebaran, Sabtu (28/3/2026).
Para wisatawan tampak memadati destinasi wisata Kolam Blangtasik menjelang berakhirnya masa liburan Lebaran, Sabtu (28/3/2026). (Serambinews.com/Edi Laber)

Baca juga: Dinas Kesehatan Pantau Lokasi Wisata Pantai di Aceh Besar saat Libur Lebaran, Ini Tujuannya

Selain menikmati panorama alam, pengunjung juga dapat mencoba wahana bebek dayung dan perahu yang disediakan pengelola. 

Dengan tarif Rp 10 ribu per orang, wahana tersebut dapat dinikmati selama 15 menit untuk mengelilingi kolam yang cukup luas.

Kembalinya minat masyarakat ke Kolam Blangtasik menjadi sinyal positif bagi geliat pariwisata lokal di Gayo Lues.

Namun, di balik meningkatnya kunjungan, persoalan kebersihan masih menjadi perhatian.

Di beberapa sudut area wisata, masih terlihat sampah yang ditinggalkan pengunjung.

Kondisi ini menjadi pengingat penting bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan serta merawat fasilitas umum menjadi kunci agar Kolam Blangtasik tetap nyaman dikunjungi, sekaligus berpotensi berkembang menjadi salah satu ikon wisata unggulan daerah di masa mendatang.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.