TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG — Isu ketahanan energi yang tengah gencar digaungkan pemerintah guna menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) terus mencuat.
Berbagai kebijakan mulai dicanangkan, seperti wacana bekerja dari rumah (Work From Home) bagi pegawai swasta maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pelaksanaan sekolah secara daring.
Terbaru, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, juga mengimbau ibu rumah tangga untuk lebih bijak dalam penggunaan LPG pada konsumsi rumah tangga.
Wacana yang semakin kuat ini memicu pertanyaan masyarakat mengenai kondisi ketahanan energi nasional, terutama di tengah dampak konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang disebut-sebut mengganggu jalur distribusi minyak dunia, termasuk kendala kapal tanker yang melintas di perairan Iran.
Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyatakan terus memantau dinamika ketahanan energi di wilayahnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan bahwa pihaknya terus mengawasi perkembangan energi global, termasuk kondisi pasokan BBM di kawasan Asia Tenggara.
"Untuk wilayah Sumatera Selatan dan Regional Sumbagsel pada umumnya, ketersediaan BBM saat ini dalam kondisi aman dan terjaga," ujar Rusminto kepada Tribunsumsel.com, Sabtu (28/3/2026).
Rusminto menambahkan, fokus utama Pertamina saat ini adalah memastikan ketersediaan, kelancaran distribusi, serta optimalisasi penyaluran BBM kepada masyarakat.
Seluruh proses dijalankan secara berkesinambungan dengan mengedepankan keandalan pasokan dan pemerataan di seluruh wilayah.
Pertamina Patra Niaga juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah, regulator, serta pemangku kepentingan (stakeholders) guna mengantisipasi risiko dampak dinamika global terhadap rantai pasok energi.
"Kami mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong penggunaan energi secara bijak dan sesuai peruntukannya. Langkah ini penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan serta memastikan distribusi tepat sasaran," tambahnya.
Di akhir penjelasannya, Rusminto meminta warga untuk tidak melakukan pembelian berlebih.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pertamina berkomitmen terus menjaga ketersediaan energi serta memberikan pelayanan terbaik," pungkasnya.