Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Naik gunung bisa jadi pilihan bagi pekerja kantoran melepas penat setelah enam hari penuh dirudung sibuk.
Terlebih bagi mereka yang bermasalah dengan berat badan (BB), rutinitas para anak pecinta alam (Mapala) ini patut masuk agenda.
Bagi pemula, Gunung Salahutu di Kabupaten Maluku Tengah cukup ideal: 1.038 MDPL (Meter di Atas Permukaan Laut).
Cukup pendek bagi anak Mapala yang sudah terbiasa muncak, belum tentu bagi pemula atau mereka yang sudah sekian tahun gantung sepatu.
So, persiapan sebelum pendakian jadi kunci agar tujuan tercapai: hempas penat, BB turun.
Baca juga: Sekilas Mepa Unpatti: Dimana Kaki Dipijak di Situ Alam Dijunjung
Persiapan fisik
Dari banyak referensi, paling gak rutin latihan fisik tiga pekan sebelum muncak.
Mulai dari lari pagi, sepedaan atau berenang tuk latih kakimu mapan menopang tubuh, juga nafas bisa sistematis dengan gerakmu.
Selama masa pelatihan, perhatikan asupan kalori agar dikurangi dari biasanya.
Asupan kalori kurang dari kebutuhan per hari, tubuh akan mengalami kondisi defisit kalori.
Tubuh pun bakal membakar kalori menyusul lemak untuk hasilkan energi.
Alhasil, lemak berkurang, BB turun perlahan.
Ingat, jangan modal nekat, karena ujungnya malah sengsara.
Baca juga: Sekilas Mafispala Unpatti: Berawal dari Dara dan Popela
Persiapan Logistik
Paling sering ini yang lebih dulu diurusin.
Nah, karena ini giat juga target turunin berat badan, maka baiknya kurangi cemilan, ganti dengan buah-buahan, susu dan telur.
Pastikan kecukupan MBG (Makanan Bergizi Gratis) setiap harinya wajib terpenuhi.
Stok air putih jangan sampai habis.
So, cek titik pendakian dimana bisa isi ulang tumbler.
Ingat, meski logistikmu berlebih, jangan makan melulu selama proses pendakian.
Hal itu agar pembakaran dalam tubuh optimal pangkas lemak.
Berdasarkan studi Harvard Health, aktivitas pendakian bisa membakar 532 kalori per jam atau jauh lebih banyak dibandingkan bersepeda yang hanya membakar 280 kalori.
Selanjutnya tuk kemanan pendakian, pastikan kelengkapan alat hingga pakaian, selanjutnya pengetahuan dasar pendakian, dan ajak ikut serta seseorang yang paham rute dan medan.
Selamat mendaki. (*)