LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Suasana duka menyelimuti keluarga Rahman Gani (65) di Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Nelayan Lingga yang berdomisili di Sungai Pinang itu, sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut.
Tim SAR gabungan sempat melakukan upaya pencarian terhadap Rahman selama beberapa hari. Namun hasilnya nihil.
Pihak keluarga pun harap-harap cemas, menanti kabar soal Rahman.
Hingga kabar penemuan kerangka manusia di pesisir Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, pada Rabu (25/3/2026) sampai ke pihak keluarga.
Kerangka manusia itu diduga kuat Rahman, berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan di lokasi.
Yakni mengenakan kaos panjang warna abu-abu di bagian depan dan ungu di bagian lengan.
Jasad Rahman selanjutnya dijemput keluarga dan diperkirakan akan tiba di Lingga hari ini.
Tribunbatam.id menghimpun kronologi awal Rahman hilang saat melaut, hingga jasadnya ditemukan di perairan Jambi.
- Berangkat Jumat 13 Maret 2026
Diketahui, Rahman pergi menjaring ikan pada Jumat (13/3/2026) malam sekira pukul 19.00 WIB.
Hingga Sabtu (14/3/2026) sore, korban belum kembali ke rumah, sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga dan masyarakat setempat.
Warga yang melakukan pencarian awal, menemukan jaring milik korban pada Sabtu pagi sekira pukul 07.00 WIB.
Namun, hingga saat ini korban beserta perahunya belum ditemukan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut.
Ia mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait setelah menerima informasi dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan dari warga dan keluarga korban, BPBD langsung melakukan koordinasi dengan tim SAR gabungan untuk melakukan upaya pencarian."
"Saat ini proses pencarian masih terus berlangsung,” ujar Oktanius Wirsal saat dikonfirmasi Tribunbatam.id.
Ia menjelaskan, kondisi di lapangan sempat menjadi kendala karena air laut dalam kondisi surut, sehingga pergerakan perahu warga untuk membantu pencarian belum bisa dilakukan secara maksimal.
“Kondisi air yang masih surut membuat pergerakan perahu masyarakat terbatas."
"Namun tim SAR gabungan tetap bergerak menggunakan speed ambulans laut untuk mempercepat proses pencarian,” jelasnya.
Selain itu, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi.
Informasi tersebut menjadi perhatian tim dalam upaya pencarian dan penyelamatan.
Upaya pencarian Rahman berlanjut Minggu (15/3/2026).
Tim terdiri dari tujuh orang SAR Unit Lingga di Penuba, dua orang BPBD, satu orang Babinsa, tiga personel Pos AL Tanjung Buton, dan dua personel Polsek Lingga, turun melakukan pencarian.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan dua unit armada laut. Yakni satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) milik SAR dan satu unit pompong mesin 4D milik nelayan setempat untuk memperluas area pencarian.
Namun demikian, proses pencarian sempat mengalami keterlambatan akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Kendala di lapangan, pencarian sempat terlambat dilaksanakan karena kondisi cuaca hujan disertai angin kencang,” ujar Kanit SAR Lingga, Oktarian.
- Ditemukan di Jambi
Hampir 2 minggu sejak Rahman hilang di laut, warga Jambi menemukan kerangka manusia diduga kuat jasad Rahman.
Dilansir dari Tribunjambi.com (grup Tribunbatam.id), kerangka manusia itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ambo Senang (29), petani yang tinggal di RT 03, Dusun I, Desa Sungai Sayang, Rabu (25/3/2026).
Penemuan bermula saat saksi pergi mencari kepiting di sekitar pesisir pantai pada pukul 13.00 WIB.
Sekira pukul 15.30 WIB, saksi mencium bau menyengat seperti bangkai di sekitar lokasi. Merasa curiga, ia kemudian melakukan pengecekan dan menemukan kerangka manusia di area tersebut.
Usai menemukan kerangka itu, saksi langsung pulang dan melaporkan kepada Kepala Dusun I Desa Sungai Sayang, Ambo Angke (49).
Sekitar pukul 18.00 WIB, Kepala Dusun kemudian menghubungi pihak kepolisian, dalam hal ini Kapolsek Sadu, untuk melaporkan penemuan tersebut. (Tribunbatam.id/Febriyuanda, TribunJambi.com)