Jakarta (ANTARA) - Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (KAI Daop) 1 Jakarta Franoto Wibowo menyoroti sejumlah kemudahan yang dapat dinikmati penumpang kereta api selama menempuh perjalanan pada arus balik Lebaran 2026.

"Masyarakat cenderung memilih kereta api saat masa Lebaran, karena kombinasi faktor kenyamanan, kepastian, dan efisiensi," kata Franoto kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.

Franoto mengatakan bahwa dengan menggunakan kereta api, penumpang akan terbebas macet dengan waktu tempuh yang dapat dipastikan tepat waktu.



"Kereta berjalan di jalur sendiri, sehingga tidak terpengaruh kemacetan arus mudik. Ini membuat waktu keberangkatan dan kedatangan lebih bisa diprediksi. Ini penting saat mobilitas sedang sangat tinggi," katanya.

Kemudian, penumpang KA juga bisa lebih nyaman selama melakukan perjalanan jarak jauh dengan kereta api.

Penumpang bisa duduk lebih lega, berjalan di dalam rangkaian, ke toilet dengan mudah, bahkan beristirahat lebih nyaman dibandingkan kendaraan darat lainnya yang dapat terjebak macet selama berjam-jam.

Tingkat keselamatan dengan menggunakan kereta api juga cukup tinggi. Secara statistik, perjalanan kereta api memiliki tingkat kecelakaan yang lebih rendah dibandingkan moda darat lainnya. Hal itu memberi rasa aman bagi pemudik.

Selanjutnya, harga tiket perjalanan dengan kereta api juga relatif terjangkau dan transparan. Tarif kereta api, katanya, cenderung stabil dan jelas sejak awal pemesanan, tidak fluktuatif ekstrem saat peak season.

"Sebagai contoh tiket kereta api Airlangga tujuan Pasar Senen dengan tarif Rp104 ribu, tiket kereta ekonomi kerakyatan tujuan Yogyakarta dengan tarif Rp175 ribu," ujar Franoto.

Pemesanan tiket juga dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dengan aplikasi seperti KAI Access dan berbagai kanal daring, masyarakat bisa memesan tiket jauh hari tanpa harus antre di stasiun.

Selain itu, dengan menggunakan kereta api, penumpang juga memiliki akses langsung ke pusat kota, karena stasiun biasanya berada di pusat kota, sehingga memudahkan konektivitas tanpa perlu perjalanan tambahan yang lebih panjang.

Franoto mengatakan penumpang KA akan memiliki pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan menggunakan moda transportasi lainnya.



"Banyak penumpang menikmati perjalanan kereta, karena bisa melihat pemandangan sepanjang jalur. Ini menjadi nilai tambah tersendiri saat mudik," kata Franoto.

PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat arus balik penumpang kereta api masih berlangsung dengan volume tinggi dan terkendali.

Menurut data pada Minggu, 29 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 52.896 penumpang dengan jumlah yang diperkirakan masih akan terus bertambah.

Tingginya angka kedatangan itu, kata dia, menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama untuk kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah Libur Lebaran.