Pesan Bijak Dedi Mulyadi untuk Ajang Syarif yang Ngaku Jadi Dirinya, Khawatirkan Penipuan
Rheina Sukmawati March 29, 2026 04:45 PM

TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Ajang Syarif yang tidak mengaku-ngaku sebagai dirinya kepada warga karena khawatir menggiring penipuan.

Ajang Syarif adalah konten kreator yang cosplay atau memiripkan diri dengan Dedi Mulyadi, mulai dari gerak-gerik, gaya berpakaian, hingga berbicara.

Ia kerap membagikan video berkeliling berbagai daerah dan bertemu dengan warga melalui akun TikTok @ajangsdmreal.

Bahkan, salah satu videonya sudah dilihat lebih dari 3 juta kali tayangan.

Namun, aksi Ajang Syarif cosplay menjadi Dedi Mulyadi menuai pro-kontra di kalangan warganet.

Terbaru, Dedi Mulyadi menyayangkan aksi Ajang Syarif mengaku-ngaku sebagai dirinya kepada warga dalam video terkini.

Dalam video tersebut, Ajang Syarif mengunjungi rumah seorang warga dan membicarakan tentang anak Dedi Mulyadi, Ni Hyang.

Baca juga: Dedi Mulyadi vs Disparbud soal Pungli di Garut: Disentil KDM, Disparbud Sebut Tarif Peak Season

Warga tersebut juga merasa senang bisa bertemu dengan "Dedi Mulyadi" yang sebenarnya Ajang Syarif dengan pakaian serba putih lengkap dengan ikat kepala ala sang gubernur.

"Eceu ingin bertemu dengan Pak Dedi, alhamdulillah terlaksana," kata warga tersebut.

Menanggapi hal ini, Dedi Mulyadi pun memberikan teguran halus kepada Ajang Syarif.

"Kepada Kang Ajang yang bageur, soleh, Akang berpakaian seperti saya, saya senang. Saya meniru gaya saya, saya senang," ucap Dedi Mulyadi dalam videonya, Minggu (29/3/2026).

Menurut Dedi Mulyadi, melakukan aksi menyerupai dirinya bisa berdampak negatif terhadap munculnya penipuan atas nama sang Gubernur.

"Tetapi, kalau ada orang menganggap Akang adalah diri saya, dan Akang mengiayakan seolah-olah diri saya, semoga menjadi bahan evaluasi agar tidak ada pihak lain yang melakukan serupa kemudian pada akhirnya, bukan Akang loh, seringkali melakukan penipuan dan kejahatan. Ini sangat berbahaya," tuturnya.

Dedi Mulyadi mengingatkan Ajang Syarif bahwa sudah banyak akun-akun palsu mengatasnamakan dirinya melakukan penipuan.

Ia tidak mau, hal serupa terjadi karena aksi yang dilakukan Ajang Syarif dianggap hal yang biasa.

"Kan di media sosial sudah banyak akun-akun mengatasnamakan saya, melakukan penipuan terhadap berbagai pihak yang merugikan seperti undian bodong," jelas Dedi Mulyadi.

"Untuk itu, kepada Kang Ajang, semoga Akang lebih bijak dan mempertimbangkan seluruh langkahnya agar tidak merugikan banyak pihak," tutup Dedi Mulyadi.

Alasan Cosplay Menyerupai Dedi Mulyadi

Dalam sebuah wawancara dalam tayangan Youtube Marru Channel, Selasa (10/2/2026), Ajang Syarif sempat mengungkap alasannya cosplay atau menyerupai Dedi Mulyadi.

Ia mengaku secara pribadi alasannya mengikuti gaya Dedi Mulyadi seperti memakai pakaian serba putih dan totopong atau penutup kepala iket Sunda, karena kekagumannya kepada Dedi Mulyadi.

Diketahui Ajang Syarif sendiri merupakan penggemar Dedi Mulyadi bahkan tergabung di komunitas Sahabat Dedi Mulyadi.

Ajang mengaku kagum karena aksi Dedi Mulyadi sebagai pejabat yang turun langsung ke jalan bahkan jauh sebelum menjabat sebagai Gubernur.

Menurut Ajang Syarif, meski Dedi Mulyadi kerap disebut sebagai Gubernur Konten, menurutnya aksi KDM itu out the box dari pejabat lainnya.

Baca juga: Viral Anak-anak di Kalbar Minta Dedi Mulyadi Jadi Gubernurnya Perbaiki Jalan Rusak

“Sebelum jadi Gubernur, KDM itu sudah melakukan aksi populis sehingga masyarakat Jabar betul-betul terhipnotis bukan karena gaya kepemimpinannya saja tapi juga keteladanannya,” ungkap Ajang SDM.

Lebih lanjut, pria asal Garut bernama asli Ajang Syarif Nur Hidayatullah itu disinggung politik jika dirinya ditawari masuk partai.

Meski mirip secara fisik, Ajang Syarif atau KDM KW itu menegaskan tidak berniat mencalonkan diri sebagai bupati atau lurah. 

"Percaya diri boleh, tapi tahu diri lebih bagus", karena menyadari kapasitas pemikirannya berbeda jauh dengan KDM yang asli,” ujarnya.

Lebih lanjut Ajang Syarif justru menyampaikan rasa terima kasih kepada manajernya, Ahendra, yang dianggap paling berjasa dalam karier sebagai konten kreator.

Menjadi "KDM KW" membuatnya terkenal dan sering mendapatkan keistimewaan, seperti diberikan parkir VIP karena dikira KDM asli.

Namun, di sisi lain Ajang Syarif juga merasa memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga marwah atau nama baik Dedi Mulyadi agar tidak melakukan hal-hal yang melenceng.

Ajang pun mengaku bahwa dirinya sering bertemu Dedi Mulyadi.

“Saya sering ketemu beliau ketika ada acara, sapa warga, karena kan antusiasme masyarakat terhadap Gubernur Jawa Barat itu luar biasa, masyarakat berbondong-bondong ingin menyaksikan, atau hanya ingin melihat secara langsung,” ujar Ajang SDM.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.