TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Warga Kampung Warganusa II, Distrik Kaitaro, Teluk Bintuni, mengeluhkan tidak adanya tenaga medis di Puskesmas Pembantu (Pustu) setempat.
Kekosongan tenaga medis selama kurang lebih tiga bulan terakhir ini dinilai memprihatinkan karena berdampak langsung pada pelayanan kesehatan warga.
Salah seorang warga, Hawa Kabes, mengaku mengalami kesulitan saat hendak bersalin karena tidak ada petugas kesehatan di kampung tersebut.
Ia sempat meminta bantuan seorang guru untuk menghubungi petugas puskesmas, namun tidak mendapat respons.
“Saya waktu melahirkan sangat kewalahan karena tidak ada petugas di tempat. Kami sudah berusaha menghubungi pihak puskesmas, tapi tidak ada satu pun petugas yang datang,” ungkap Hawa, Minggu (29/3/2026).
Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan, tenaga medis yang bertugas di Pustu Warganusa II sudah tidak berada di tempat tugas sejak tiga bulan lalu.
Baca juga: Ketua DPRK Teluk Bintuni: Pustu di Kampung Awegro Ternyata Belum Dibangun, Ada Apa?
Kepala Suku Warganusa II, Yahya Refideso, meminta Kepala Puskesmas Kaitaro segera mengambil langkah cepat dengan menempatkan tenaga medis pengganti sementara.
Menurutnya, hal ini penting agar pelayanan kesehatan tidak terus mengalami kekosongan.
“Kami minta segera ada petugas pengganti. Masyarakat di sini bingung kalau sakit mau berobat ke mana, karena pustu sudah tiga bulan tidak ada petugas,” tegas Yahya.
Ia juga mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni untuk serius menangani persoalan tersebut, mengingat layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan.