TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Utara.
Peringatan dini tersebut berlaku selama tujuh hari, Senin (30/3/2026)-Minggu (5/4/2026).
Meski Sulut berada dalam peralihan musim, sejumlah wilayah diprediksi masih akan mengalami cuaca ekstrem beberapa waktu ke depan.
Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, mengatakan bahwa secara umum kondisi atmosfer menunjukkan adanya sejumlah faktor yang mendukung peningkatan potensi hujan.
Di antaranya adalah anomali suhu permukaan laut berkisar antara -2-3,4° Celsius di Laut Sulawesi yang berpotensi meningkatkan massa uap air.
Selain itu, nilai Southern Oscillation Index (SOI) yang mencapai +12,5 turut memicu peningkatan aktivitas konvektif di Sulut.
Kondisi ini juga berpotensi meningkatkan akumulasi curah hujan harian.
“Gelombang Rossby ekuatorial serta indeks labilitas lokal yang cukup kuat juga berkontribusi terhadap pertumbuhan awan konvektif di beberapa wilayah,” ujar Karina, Minggu (29/3/2026).
Ia pun mengingatkan masyarakat waspada potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
Berikut daftar wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem:
Senin (30/3/2026)
Minahasa, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, dan Bolaang Mongondow Selatan.
Selasa (31/3/2026)
Minahasa, Mitra, dan Bolsel.
Rabu (1/4/2026)
Minsel, Bolmong, Boltim, dan Bolsel.
Kamis (2/4/2026)
Bolsel.
Baca juga: Ini Daftar Nama Panitia Paskah Nasional 2026 yang Akan Digelar di Pohon Kasih Megamas Manado
Baca juga: HUT ke-17 GMIM Exodus Watutumou II, Jemaat Bersukacita dalam Ibadah Syukur
Jumat (3/4/2026)
Bolmong, Boltim, dan Bolsel.
Sabtu (4/4/2026)
Nihil.
Minggu (5/4/2026)
Nihil.(*)