TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Ibukota Kampar, Bangkinang Kota kembali direndam banjir, Minggu (29/3/2026) dini hari. Banjir merendam rumah warga.
Banjir terjadi setelah hujan lebat turun pada Sabtu (28/3/2026) malam. Lonjakan debit air hujan tak tertampung oleh selokan.
Selokan kemudian meluap dan air menggenangi rumah-rumah warga. Kedalaman banjair mencapai setengah meter.
Banjir sampai masuk ke beberapa rumah karena genangan lebih dalam. Seperti di Gang Aur Kuning Kelurahan Bangkinang.
Kepala Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Kampar, Adi Candra Lukita membenarkan banjir di Bangkinang Kota.
Ia mengatakan, banjir telah surut. Menurut dia, banjir disebabkan lonjakan debit air yang tidak langsung mengalir ke selokan.
"Selokan meluap saat hujan," katanya kepada Tribunpekanbaru.com ketika dikonfirmasi Minggu siang.
Menurut dia, Bangkinang Kota rentan banjir saat hujan lebat setelah lama tidak turun. Hujan lebat yang tidak turun selama beberapa waktu, membuat selokan lebih cepat meluap.
(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)