Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tenggara masih terus melakukan pengembangan kasus terkait pengungkapan jaringan peredaran narkoba jenis ganja antarprovinsi.
Baca juga: Hendak Menjual Ganja ke Medan, Seorang Pria Berhasil Diamankan Polres Aceh Tenggara
Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti ganja seberat 17,80 kilogram (Kg) dari seorang tersangka berinisial AN (21), warga Kisaran, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri SIK, melalui Kasat Narkoba Iptu Hengki Harianto SH MH, kepada TribunGayo.com pada Minggu (29/3/2026), menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami asal-usul ganja tersebut.
Berdasarkan pengakuan tersangka, ganja itu diperoleh dari wilayah Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.
"Saat kita masih mengembangkan kasus penangkapan ganja tersebut. Karena, kita ingin mengembangkan kepemilikan ganja yang dibeli tersangka AN di wilayah Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara.
Tersangka kepada polisi mengaku sudah dua kali bereaksi membawa ganja dari Aceh Tenggara diedarkan di Sumatera Utara," ujar Iptu Hengki Harianto.
Baca juga: Polda Aceh Sita 50 Kg Ganja di Bireuen, Satu Terduga Pelaku dari Aceh Tengah
Kasat Narkoba tersebut menambahkan, sekitar sepekan sebelum Lebaran, tersangka AN juga mengaku pernah membawa ganja ke Medan.
Dalam aksinya, tersangka menggunakan kendaraan yang berbeda dari mobil yang diamankan saat penangkapan bersama barang bukti 17,80 kg ganja tersebut.
"Tersangka AN seminggu sebelum Lebaran mengaku telah membawa ganja dari Aceh Tenggara untuk diedarkan ke Medan.
Ia juga ketika bereaksi pertama kali menggunakan mobil yang berbeda dengan mobil yang berhasil ditangkap bersama ganja seberat 17,80 kilogram," ungkap Kasat Narkoba.
Polisi kini terus melakukan penyelidikan lanjutan guna mengungkap jaringan peredaran ganja lintas provinsi yang melibatkan tersangka. (*)
Baca juga: Cegah Penanaman Ganja, Polda Aceh Lakukan Patroli Udara Fokus Pantau Lima Kabupaten Ini