BANGKAPOS.COM - Jadwal pertandingan Indonesia vs Bulgaria akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin, 30 Maret 2026, pukul 19.00 WIB.
Laga ini merupakan partai final FIFA Series 2026 yang menjadi ujian krusial bagi skuad asuhan John Herdman setelah sebelumnya sukses melumat Saint Kitts dan Nevis dengan skor telak 4-0.
Menghadapi Bulgaria bukan perkara mudah.
Secara peringkat, Bulgaria menduduki posisi ke-85 FIFA, unggul 36 tingkat di atas Timnas Indonesia yang berada di peringkat ke-121.
Tim Benua Biru ini datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah membantai Kepulauan Solomon 10-2.
Kedisiplinan taktis dan transisi cepat menjadi ciri khas Bulgaria yang wajib diwaspadai Rizky Ridho dan kolega.
Jika lengah, lini depan Bulgaria yang sangat klinis bisa menjadi mimpi buruk di hadapan publik sendiri.
John Herdman menghadapi dilema positif berkat kedalaman skuad yang mumpuni. Kembalinya Elkan Baggott memberikan stabilitas signifikan di lini belakang.
Postur menjulangnya terbukti efektif memenangkan duel udara, mendampingi Jay Idzes dan Rizky Ridho dalam skema tiga bek.
Di lini tengah, eksperimen memasang Jordi Amat dan Calvin Verdonk sebagai inverted wing-back atau penghubung permainan ternyata membuahkan hasil manis saat melawan St Kitts & Nevis.
Namun, untuk intensitas tinggi melawan Bulgaria, duet Ivar Jenner dan Joey Pelupessy diprediksi akan kembali menjadi pilihan utama sejak menit awal.
Pelatih asal Inggris, John Herdman, menekankan bahwa karakter Bulgaria sangat berbeda dengan lawan sebelumnya.
Bulgaria cenderung memanfaatkan ruang terbuka secara agresif.
“Saya pikir persiapan untuk kedua tim, untuk bersiap menghadapi satu sama lain sangat berbeda. Mereka (Bulgaria) menghadapi tim yang sangat terbuka sebelumnya melawan Kepulauan Solomon, sedangkan kami menghadapi tim yang lebih kompak dan rapat lawan Saint Kitts,” tutur Herdman dilansir Kompas.com
Herdman memberikan peringatan keras agar para pemain tidak tampil individualistis seperti pada awal laga sebelumnya.
“Ini tentang kekompakan taktik, saya merasa bahwa di 15 menit pertama tim ini, untuk periode tertentu, kami menjadi terlalu bersemangat. Jadi para pemain melakukan hal mereka sendiri-sendiri untuk beberapa periode. Jika kita melakukan itu melawan Bulgaria, kami akan habis di 10 menit pertama. Mereka akan menghabisi kami,” terangnya.
Kunci utama mengalahkan Bulgaria menurut Herdman adalah koneksi antar unit sejak peluit pertama dibunyikan.
Mentalitas untuk langsung "nyetel" dengan rencana permainan sangat krusial agar tidak dihukum oleh efisiensi pemain Eropa.
“Jadi para pemain harus tahu, kami harus berkomitmen pada rencana taktik melawan tim seperti Bulgaria sejak menit pertama, tidak bisa menunggu 10, 15 menit untuk menyatu dan terhubung. Jadi itu penting, 15 menit pertama kami harus memulai lebih kuat dengan mentalitas yang lebih baik, karena jika tidak lawan akan menghukum kami,” tutupnya.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit. (Tribun Cirebon/ Kompas.com/ Bangkapos.com)