Tahun Ini Pertina NTT Selenggarakan Kejuaraan Jaring Atlet Menuju PON 2028
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggelar berbagai kejuaraan dalam tahun ini untuk menjaring atlet menuju Pekan Olahraga Nasional atau PON tahun 2028 mendatang.
Ketua Pertina NTT Dr. Samuel Haning mengatakan, langkah itu mendukung visi misi Ketua KONI NTT Melki Laka Lena.
kejuaraan itu diawali pada Mei 2026 yakni kejuaraan Rektor UPG 1945 Cup.
Agenda itu merupakan open turnamen. Nantinya akan turut mengundang tim dari Timor Leste. Hal itu dimaksudkan untuk menguji kekuatan atlet tinju NTT.
Baca juga: Kembalikan Marwah Tinju ke Bumi Flobamora, Pertina NTT Targetkan Juara Umum PON 2028
Selain Timor Leste, Pertina NTT juga membuka kesempatan bagi tim lain di Indonesia.
"Pertina NTT mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk hal yang dimaksud, prestasi PON 2028," katanya, Minggu (29/3/2026).
Samuel mengatakan, seleksi atau penjaringan dilakukan bagi sebanyak-banyaknya atlet. Dari situ maka bisa lahir atlet yang disiapkan untuk mengikuti PON 2028. Setelah kejuaraan di bulan Mei, akan dilanjutkan dengan kejuaraan Johni Asadoma Cup.
Pertina NTT juga menyelenggarakan kejuaraan Gubernur NTT Cup, Bupati Sabu Raijua Cup dan Lazarus Laiskodat Cup yang berlokasi di Pulau Semau. Sepanjang pertengahan tahun 2026, menurut dia, berbagai kejuaraan ini dilaksanakan.
Rencananya, pada akhir tahun 2026, semua atlet yang dijaring akan memasuki pusat pelatihan. Sejauh ini, kata dia, semua pengurus masing-masing Kabupaten/Kota memberikan latihan secara mandiri, yang selanjutnya mengikuti kejuaraan atau penjaringan.
"Ada juga kejuaraan lain yang bersifat terbuka agar atlet tinju kita mempersiapkan diri untuk persiapkan atlet untuk Pemerintah NTT yang mempunyai target yang diberikan kepada kita," katanya.
Samuel menyebut, dalam ajang seleksi itu, Pertina NTT menargetkan lebih dari 200 petinju mengikuti beragam kejuaraan tersebut. Hal itu agar memberi kesempatan bagi atlet terbaik bisa masuk dalam skuad tim Pertina NTT di PON 2028.
Untuk itu, ujar dia, semua pengurus Pertina di NTT, Samuel menyerukan agar mengirimkan atlet dalam proses penjaringan nanti. Setiap kejuaraan, ia mengaku ada kelas pertandingan yang dimainkan.
"Ada junior, kelas ringan dan elit atau senior. Ini putra putri kejuaraan ini," katanya.
Dalam catatan Pertina NTT, setidaknya ada lebih dari 60 sasana yang berada di semua Kabupaten/Kota. Dalam PON mendatang, Pertina NTT diberi target lima medali emas. Sebelumnya, Pertina NTT meraup 8 medali.
Samuel menyebutkan, NTT sebagai tuan rumah PON 2028 sehingga target medali emas itu harus tercapai.
Pertina NTT sedang menunggu petunjuk lebih lanjut dari Pertina Pusat mengenai pelatihan bagi atlet pasca semua kejuaraan berlangsung.
"Kalau untuk pembinaan prestasi atlet tinju di daerah itu mantap, bagus. Mereka minatnya selalu ada. UPG 45 ada program tinju. Di sekolah-sekolah, Perguruan Tinggi harus ada program pembinaan prestasi olahraga tinju," ujarnya. (fan)