TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bangunan pelinggih kemulan milik I Wayan Wiratman di Banjar Negari, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Bali, roboh akibat diterjang angin kencang diduga puting beliung pada Sabtu 28 Maret 2026 kemarin.
Tidak ada korban jiwa akibat bencana itu, namun pemilik rumah mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, Ketut Murdika saat dikonfirmasi, mengakui adanya kejadian tersebut. Angin kencang diketahui terjadi sekitar pukul 14.00 Wita.
Disebutkan angin mendadak kencang hingga merobohkan bangunan pelinggih kemulan.
Baca juga: Pasca Hujan Berbulan-bulan, Kini Gianyar Bali Panas Menyengat, Polsek Pantau Wilayah Rawan Bencana
“Hanya ada satu bangunan pelinggih yang rusak akibat adanya angin kencang,” ujar Murdika saat dikonfirmasi, Minggu 29 Maret 2026
Diakui dalam kejadian tersebut, Tim TRC telah turun ke lapangan untuk melakukan asesment.
Bangunan yang roboh merupakan pelinggih kemulan yang berada di rumah milik I Wayan Wiratman.
Pelinggih tersebut terlepas dari posisinya hingga terlempar ke jalan.
“Jadi saat ada laporan kita langsung ke lokasi. Robohnya pelinggih rong tiga (kemulan) dan atap terlempar ke jalanan. Jadi nihil korban,” ungkapnya.
Dari perhitungan awal yang dilakukan, bangunan yang rusak memiliki panjang 1.5 meter dan lebar 1 meter.
Akibat kerusakan yang terjadi, Murdika menerangkan, ada kerugian yang dialami oleh pemilik sekitar Rp 30 juta.
"Tingkat kerusakan termasuk ringan, bahkan kerugiannya sekitar Rp 30 juta,” imbuhnya. (*)